Indonesia dan Mimpi Kolektif Negara D-8: Menopang Harap dari Posisi Menunggu BI: Kapasitas Penyaluran Kredit Masih Longgar, Didorong untuk Percepat Pertumbuhan Pengamat Dorong Tetap Dibukanya Opsi Transit Saat Diskon Tiket Pesawat untuk Mudik Toyota Perbarui Yaris dan Yaris Cross 2026 dengan Peningkatan Teknologi Kemendag: Kenaikan Harga Referensi CPO Dikaitkan dengan Permintaan India dan China KAI Tindaklanjuti Laporan Pelecehan Seksual pada Layanan Commuter Line dengan Bantuan CCTV Analytic

Warta Bumi

Balai Taman Nasional Tambora Tutup Seluruh Jalur Pendakian di Pulau Sumbawa

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Penutupan Akses Pendakian ke Gunung Tambora

Balai Taman Nasional Tambora menetapkan penutupan seluruh jalur pendakian menuju Gunung Tambora yang terletak di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara. Keputusan ini mencakup semua rute akses bagi para pendaki dan pengunjung yang biasanya naik menuju kawasan gunung.

Pihak pengelola menyatakan bahwa seluruh jalur pendakian ditutup, sehingga tidak ada aktivitas pendakian yang diperbolehkan sampai pemberitahuan lebih lanjut dari Balai Taman Nasional Tambora. Penutupan meliputi berbagai jalur yang biasa digunakan oleh komunitas pendaki dan wisatawan.

Penutupan jalur ini berarti masyarakat, kelompok pendakian, dan wisatawan harus menangguhkan rencana pendakian mereka ke Gunung Tambora. Selain itu, kegiatan masuk kawasan melalui jalur-jalur resmi yang biasanya dibuka untuk pengunjung sementara ini tidak dapat dilakukan sampai ada informasi resmi selanjutnya.

Gambar terkait berita ini menunjukkan kondisi di kawasan Gunung Tambora dan dapat menjadi rujukan visual bagi publik. (Sumber gambar: Warta Bumi)

Ruang Lingkup Penutupan

Keputusan penutupan mencakup seluruh akses pendakian yang mengarah ke puncak dan area sekitarnya. Ini berlaku untuk semua jalur yang biasa dilalui pendaki, tanpa pengecualian rute tertentu. Dengan demikian, setiap upaya pendakian melalui jalur resmi ke gunung tersebut tidak diperkenankan selama masa penutupan.

Pemberlakuan penutupan seperti ini biasanya dikeluarkan oleh pengelola kawasan untuk mengontrol akses ke area taman nasional. Dalam konteks ini, Balai Taman Nasional Tambora mengambil langkah administratif untuk menutup akses pendakian ke Gunung Tambora di Pulau Sumbawa.

Imbas Bagi Pengunjung dan Komunitas Pendaki

Dengan ditutupnya seluruh jalur, masyarakat yang memiliki rencana pendakian atau kunjungan ke kawasan Gunung Tambora perlu menunda kegiatan tersebut. Informasi lebih lanjut mengenai pembukaan kembali jalur pendakian diharapkan akan disampaikan oleh pihak Balai Taman Nasional Tambora melalui saluran resmi mereka.

Langkah penutupan ini berdampak pada komunitas pendaki serta sektor yang bergantung pada kunjungan ke kawasan gunung. Selama masa penutupan, akses ke area-area yang biasanya dilayani oleh jalur pendakian tidak tersedia untuk umum.

Informasi dan Pembaruan

Publik yang berkepentingan dianjurkan mengikuti pengumuman resmi dari Balai Taman Nasional Tambora untuk mendapatkan informasi terkini mengenai status jalur pendakian. Pihak pengelola akan menjadi acuan utama untuk segala update tentang kapan jalur dapat dibuka kembali.

Berita ini berasal dari pengumuman terkait penutupan jalur pendakian menuju Gunung Tambora di Pulau Sumbawa yang dikeluarkan oleh Balai Taman Nasional Tambora. Semua pihak diminta memperhatikan dan mematuhi ketentuan yang diberlakukan sampai ada pemberitahuan resmi selanjutnya.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polairud Polres Penajam Ajak Warga Bersama Cegah Pencemaran Sampah

28 Februari 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News

Pemerintah Tetapkan “Renduk” Rehab-Rekon sebagai Dasar Alokasi Anggaran Pascabencana di Sumatera

27 Februari 2026 - 19:00 WIB

ANTARA News

Wamendagri: Sinkronisasi Antarlevel Kunci Hadapi Perubahan Iklim

25 Februari 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

Penyintas di Pintu Rimba Mendesak Percepatan Pembukaan Jalan dan Pembangunan Huntap

21 Februari 2026 - 17:30 WIB

ANTARA News

BMKG Tetapkan Tujuh Kabupaten di Jawa Tengah Berstatus Siaga Karena Curah Hujan Tinggi

21 Februari 2026 - 09:30 WIB

ANTARA News
Trending di Warta Bumi