BPBD Jatim Cepat Perbaiki Peralatan Early Warning System Pasca Banjir BPJS Ketenagakerjaan Dorong Seluruh Mitra Ojol Manfaatkan Potongan Iuran DVI Polda Sulut Identifikasi Tiga Korban Kebakaran di Panti Wreda Masalah Mata, Duet Marwan/Aisyah Dipastikan Absen dari Indonesia Masters 2026 Apkasindo: Perkuat Sektor Hulu Jadi Kunci Percepatan Hilirisasi Sawit BBKSDA Jawa Timur dan Mahasiswa Lakukan Pengamatan Burung Migrasi di Tulungagung

Dunia

Trump Tegaskan: Tidak Ada Kesepakatan Rusia-Ukraina Tanpa Persetujuan AS

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa setiap usaha mencapai kesepakatan yang bertujuan mengakhiri konflik antara Rusia dan Ukraina tidak akan terealisasi tanpa persetujuan dari Amerika Serikat. Pernyataan ini menekankan posisi penting Washington dalam proses negosiasi dan penyelesaian sengketa internasional tersebut.

Posisi AS dalam Proses Perdamaian

Pernyataan Presiden Trump menggarisbawahi bahwa peran Amerika Serikat dipandang krusial dalam menentukan arah dan hasil pembicaraan yang berkenaan dengan konflik Rusia-Ukraina. Dengan menekankan perlunya persetujuan AS, Trump menunjukkan bahwa keputusan terkait kesepakatan tidak bersifat sepihak atau hanya melibatkan pihak-pihak yang berada langsung di medan konflik.

Implikasi Diplomatic

Penekanan pada persetujuan Amerika Serikat menunjukkan bagaimana negara-negara besar dapat memengaruhi proses penyelesaian konflik internasional. Sikap ini dapat memberi sinyal kepada aktor lain bahwa setiap rancangan perjanjian kemungkinan besar harus mempertimbangkan kepentingan dan pandangan Washington agar memperoleh legitimasi internasional yang lebih luas.

Fokus pada Perundingan

Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa isu-isu utama dalam perundingan, termasuk syarat-syarat gencatan senjata, jaminan keamanan, dan mekanisme implementasi kesepakatan, kemungkinan perlu diselaraskan dengan kebijakan dan persetujuan pihak yang memiliki pengaruh besar dalam arena global. Hal ini juga menyoroti kompleksitas yang melekat pada setiap upaya untuk merestorasi perdamaian di kawasan yang dilanda perang.

Pentingnya Konsensus Internasional

Kebutuhan akan persetujuan dari aktor penting semacam Amerika Serikat menunjukkan bahwa penyelesaian konflik tidak hanya melibatkan pihak-pihak yang berperang, tetapi juga komunitas internasional yang lebih luas. Konsensus tersebut dapat berperan dalam memberikan legitimasi, dukungan politik, maupun jaminan keberlanjutan atas setiap kesepakatan yang dicapai.

Catatan Akhir

Pernyataan Presiden Trump menegaskan satu hal pokok: proses menuju akhir konflik Rusia-Ukraina, menurut pandangan yang dinyatakannya, tidak dapat sepenuhnya berlangsung tanpa peran dan persetujuan Amerika Serikat. Hal ini menegaskan kembali peranan negara-negara berpengaruh dalam pembentukan hasil diplomasi internasional, serta menggarisbawahi tantangan yang harus dihadapi para pihak yang berupaya menciptakan solusi damai.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Teheran Peringatkan Trump: Ancaman “Pelajaran Tak Terlupakan” Jika AS Menyerang Iran

13 Januari 2026 - 08:30 WIB

ANTARA News

UNRWA Tegaskan Gaza Butuh Akses Bantuan, Khawatir Soal Pencabutan Izin oleh Israel

12 Januari 2026 - 17:00 WIB

ANTARA News

Iran Tetapkan Tiga Hari Berkabung Nasional untuk ‘Martir’ Unjuk Rasa

12 Januari 2026 - 11:30 WIB

ANTARA News

AS Rilis Rekaman Jet Tempur saat Lancarkan Serangan Udara ke Basis ISIS di Suriah

11 Januari 2026 - 18:30 WIB

ANTARA News

Bus Terjun ke Jurang di India, 9 Orang Tewas dan 40 Luka-luka

11 Januari 2026 - 10:30 WIB

ANTARA News
Trending di Dunia