Bapanas Tegaskan Penyaluran 242 Ribu Ton Jagung Pakan pada Maret Masjid Berbentuk Kapal Pesiar, Masjid Al Fauzan di Nagari Katapiang Dibuka untuk Umum LDII Sumsel Luncurkan Program Pembersihan 326 Tempat Ibadah CENTCOM Tahan Komentar soal Dugaan Keterlibatan Pasukan dalam Serangan di Iran Polresta Malang Minta Warga Segera Lapor Jika Menemukan Dugaan Penimbunan Pangan Satpol PP Jaksel Akan Bongkar Lapangan Padel Tak Berizin di Cilandak

Ekonomi

PIHPS Catat Harga Cabai Rawit Rp80.750/kg dan Telur Ayam Rp32.550/kg

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola oleh Bank Indonesia mencatat perkembangan harga beberapa komoditas pangan penting di pasar Indonesia. Berdasarkan data terbaru, harga cabai rawit segar mencapai Rp80.750 per kilogram, sementara harga telur ayam berada pada kisaran Rp32.550 per kilogram.

Harga Cabai Rawit

Cabai rawit merupakan salah satu komoditas yang kerap mengalami fluktuasi harga tinggi, terutama karena permintaan yang besar di kalangan konsumen dan faktor musiman. Harga cabai rawit pada periode ini tercatat sebesar Rp80.750 per kilogram menurut laporan PIHPS Nasional. Hal ini menunjukkan adanya dinamika pasar yang perlu diperhatikan oleh konsumen dan pelaku usaha pangan.

Harga Telur Ayam

Selain cabai rawit, harga telur ayam juga turut dipantau oleh PIHPS. Telur ayam sebagai sumber protein utama di masyarakat Indonesia tercatat harga sebesar Rp32.550 per kilogram. Pergerakan harga ini menjadi indikator kesehatan pasar pangan dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok yang penting bagi masyarakat.

Peran PIHPS dan Bank Indonesia

PIHPS Nasional yang dikelola oleh Bank Indonesia memiliki peran strategis dalam menyediakan informasi harga pangan secara akurat dan terkini. Data dari PIHPS membantu pemerintah, pelaku usaha, serta konsumen dalam mengambil keputusan terkait pasokan dan distribusi pangan agar kestabilan harga dapat terjaga.

Pantauan harga pangan secara rutin melalui PIHPS juga mendukung upaya pengendalian inflasi di sektor pangan dan menjaga kesejahteraan masyarakat, terutama di masa-masa yang rentan terjadi kenaikan harga mendadak.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Bapanas Tegaskan Penyaluran 242 Ribu Ton Jagung Pakan pada Maret

28 Februari 2026 - 21:30 WIB

ANTARA News

BI: Kapasitas Penyaluran Kredit Masih Longgar, Didorong untuk Percepat Pertumbuhan

28 Februari 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News

Pengamat Dorong Tetap Dibukanya Opsi Transit Saat Diskon Tiket Pesawat untuk Mudik

28 Februari 2026 - 15:30 WIB

ANTARA News

Kemendag: Kenaikan Harga Referensi CPO Dikaitkan dengan Permintaan India dan China

28 Februari 2026 - 14:30 WIB

ANTARA News

AHY: Momentum Ramadan Tingkatkan Daya Beli dan Gerakkan Ekonomi Lokal

27 Februari 2026 - 19:30 WIB

ANTARA News
Trending di Ekonomi