Sulawesi Tenggara Terima Alokasi Tambahan 10.000 Hektar Cetak Sawah Baru Festival Sepak Bola Rakyat di Palu: Coaching Clinic untuk SSB Fasilitas Air Minum Siap Saji Akan Hadir di Jalur Sudirman-Thamrin Peran Bahasa dalam Menyatukan Budaya di Purwokerto Sabar dan Reza Bawa Indonesia Samakan Skor Melawan Thailand PT PAL dan IKI Bangun Kapal Pinisi untuk Penguatan Sektor Maritim Sulsel

Warta Bumi

Korban Bencana di Agam Bertambah Jadi 188 Orang, 72 Masih Hilang

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Korban Bencana di Kabupaten Agam Bertambah

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mengumumkan bahwa jumlah korban meninggal dunia akibat bencana alam yang terjadi di daerah tersebut terus bertambah. Hingga saat ini, jumlah korban yang telah terkonfirmasi meninggal mencapai 188 orang.

Selain itu, BPBD juga melaporkan ada 72 orang yang masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian oleh tim SAR serta pihak terkait lainnya. Upaya pencarian dan pertolongan masih terus dilakukan untuk menemukan dan menyelamatkan korban yang belum ditemukan.

Bencana ini memberikan dampak besar bagi masyarakat di Kabupaten Agam dan sekitarnya. Pemerintah daerah, bersama dengan berbagai instansi dan relawan, terus bekerja keras dalam penanganan darurat dan pemulihan pascabencana.

Situasi ini mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana dalam menghadapi kemungkinan bencana serupa di masa depan. BPBD dan pihak berwenang lainnya terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan keselamatan yang diberikan.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BBKSDA: Dua Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Wafat Akibat Virus Panleukopenia

26 Maret 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

Dari Sampah Jadi Harapan: SATURUMA dan Pandawara Luncurkan Program CSR untuk Lingkungan

26 Maret 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News

BMKG Ingatkan Waspada Hujan Disertai Kilat dan Angin di Mayoritas Kota Besar

23 Maret 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News

IPB: Limbah Kelapa Sawit Berpeluang Diolah Jadi Produk Bernilai Tambah

22 Maret 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

Menteri Lingkungan Hidup Tegur Pengelola Terminal Kertonegoro karena Kebersihan Kurang

15 Maret 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News
Trending di Warta Bumi