KAI Tindaklanjuti Laporan Pelecehan Seksual pada Layanan Commuter Line dengan Bantuan CCTV Analytic Polairud Polres Penajam Ajak Warga Bersama Cegah Pencemaran Sampah Ratusan Polantas Diterjunkan Amankan Lalu Lintas pada Puncak Perayaan Imlek Nasional China Catat Kualitas Udara Terbaik Sejak Awal Pemantauan pada 2025 Pemprov Jatim Siapkan 17 Rute Bus dan Dua Rute Kapal untuk Program Mudik Gratis Menlu AS Minta Warga Amerika Tinggalkan Iran dan Melarang Perjalanan ke Sana

Dunia

China Tegaskan Kedaulatan Venezuela Tetap Terjaga Meski Ada Ancaman Penahanan Presiden

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Beijing menyatakan keyakinannya bahwa pemerintahan Venezuela akan tetap mempertahankan kedaulatan, walaupun terdapat skenario penahanan terhadap Presiden Nicolas Maduro oleh Amerika Serikat.

Prinsip kedaulatan tetap diutamakan

Pernyataan dari pihak China menegaskan pentingnya menjaga kedaulatan dan integritas institusi pemerintahan Venezuela. Sikap ini menegaskan pandangan Beijing mengenai perlunya menghormati prinsip non-intervensi dalam urusan dalam negeri negara lain.

Implikasi politik

Pernyataan tersebut menunjukkan keprihatinan terhadap potensi dampak tindakan eksternal terhadap stabilitas pemerintahan di Caracas. Dengan menekankan bahwa pemerintah Venezuela akan tetap berdaulat meski terjadi penahanan terhadap kepala negara, China menggarisbawahi bahwa kewenangan negara tidak otomatis hilang oleh tindakan yang berasal dari luar.

Konteks hubungan internasional

Sikap China ini sejalan dengan kebijakan luar negeri yang selama ini cenderung menekankan penghormatan terhadap kedaulatan nasional dan penyelesaian perselisihan melalui saluran diplomatik. Pernyataan terkait juga mencerminkan kekhawatiran atas kemungkinan intervensi asing yang dapat mengubah dinamika politik internal suatu negara.

Respons terhadap skenario eksternal

Dengan menyatakan keyakinan bahwa pemerintahan Venezuela akan tetap berdaulat dalam skenario yang disebutkan, Beijing menegaskan bahwa tindakan unilateral oleh pihak lain tidak serta-merta membatalkan legitimasi lembaga pemerintahan yang ada. Pernyataan seperti ini juga menggarisbawahi dorongan bagi penyelesaian masalah melalui mekanisme internasional yang menghormati hukum dan kedaulatan negara.

Situasi di Caracas

Meskipun pernyataan China menyoroti aspek kedaulatan, penting dicatat bahwa detail-detail lebih lanjut mengenai kondisi politik dan langkah-langkah yang diambil oleh berbagai pihak tidak diuraikan secara rinci dalam pernyataan itu. Fokus utama yang disampaikan hanyalah pada prinsip bahwa pemerintahan nasional tetap memiliki otoritas di wilayahnya.

Gambar: Ilustrasi terkait situasi politik internasional di Caracas. Ilustrasi Caracas

Perkembangan lebih lanjut mengenai hubungan antara Venezuela, Amerika Serikat, dan respons negara-negara lain kemungkinan akan terus dipantau oleh komunitas internasional, terutama oleh pihak-pihak yang menekankan pentingnya kedaulatan dan penyelesaian sengketa secara diplomatis.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

China Catat Kualitas Udara Terbaik Sejak Awal Pemantauan pada 2025

28 Februari 2026 - 12:00 WIB

ANTARA News

Menlu AS Minta Warga Amerika Tinggalkan Iran dan Melarang Perjalanan ke Sana

28 Februari 2026 - 10:30 WIB

ANTARA News

Afghanistan Dilaporkan Melancarkan Operasi Baru Terhadap Pangkalan Militer Pakistan

27 Februari 2026 - 21:00 WIB

ANTARA News

Ramadhan di New York: Kehangatan Kebersamaan Menyusuri Musim Dingin

27 Februari 2026 - 18:30 WIB

ANTARA News

Putaran Ketiga Perundingan Nuklir Iran-AS di Jenewa Berakhir Tanpa Kesepakatan

27 Februari 2026 - 17:00 WIB

ANTARA News
Trending di Dunia