Kemendag: Kenaikan Harga Referensi CPO Dikaitkan dengan Permintaan India dan China KAI Tindaklanjuti Laporan Pelecehan Seksual pada Layanan Commuter Line dengan Bantuan CCTV Analytic Polairud Polres Penajam Ajak Warga Bersama Cegah Pencemaran Sampah Ratusan Polantas Diterjunkan Amankan Lalu Lintas pada Puncak Perayaan Imlek Nasional China Catat Kualitas Udara Terbaik Sejak Awal Pemantauan pada 2025 Pemprov Jatim Siapkan 17 Rute Bus dan Dua Rute Kapal untuk Program Mudik Gratis

Tekno

Vivo Y50s dan Y50e Meluncur di China dengan Baterai 6.000 mAh dan Chip Dimensity 6300

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Vivo Perkenalkan Dua Ponsel 5G Baru untuk Segmen Terjangkau

Vivo resmi memperkenalkan dua model ponsel 5G baru untuk pasar China, yakni Vivo Y50s 5G dan Vivo Y50e 5G. Kedua perangkat ini ditempatkan pada kategori pasar yang fokus pada keterjangkauan dan konektivitas jaringan generasi kelima.

Fokus pada Daya Tahan dan Konektivitas

Salah satu sorotan utama dari kedua model tersebut adalah kapasitas baterai yang besar. Vivo membekali Y50s dan Y50e dengan baterai berkapasitas 6.000 mAh, yang menempatkannya sebagai pilihan menarik bagi pengguna yang membutuhkan daya tahan panjang untuk penggunaan sehari-hari tanpa sering mengisi ulang.

Selain itu, kedua ponsel ini mendukung jaringan 5G, sehingga Vivo menargetkan konsumen yang ingin mengakses layanan internet berkecepatan tinggi di segmen harga yang lebih terjangkau dibanding model flagship.

Platform Prosesor

Untuk mendukung kinerja dan efisiensi, Vivo mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 6300 pada kedua model, sebuah opsi yang menyeimbangkan performa dan efisiensi energi. Penggunaan chipset ini sekaligus memperkuat kemampuan ponsel untuk mengelola konektivitas 5G sambil menjaga konsumsi daya tetap efisien.

Desain dan Posisi Pasar

Vivo menonjolkan desain sebagai bagian dari identitas kedua perangkat, namun detail spesifik mengenai bahan, ukuran layar, konfigurasi kamera, atau opsi warna tidak diuraikan secara lengkap dalam pengumuman awal. Yang jelas, perusahaan menempatkan Y50s dan Y50e sebagai solusi untuk konsumen yang membutuhkan ponsel dengan durasi baterai panjang dan dukungan 5G tanpa harus menempati segmen harga premium.

Strategi Produk

Peluncuran ini merupakan bagian dari strategi Vivo untuk memperluas jajaran produk 5G pada lapisan pasar lebih rendah, memberikan pilihan bagi pengguna yang mengutamakan kombinasi antara konektivitas modern dan daya tahan baterai. Dengan menghadirkan perangkat yang menggabungkan kapasitas baterai besar dan chipset yang mendukung 5G, Vivo berupaya menjembatani kebutuhan tersebut pada konsumen di China.

Simpulan

Vivo Y50s 5G dan Y50e 5G membawa dua unsur yang sering dicari pada ponsel kelas menengah ke bawah: baterai berkapasitas besar dan dukungan 5G yang didukung chipset Dimensity 6300. Informasi lebih rinci mengenai spesifikasi lengkap, varian memori, harga, dan ketersediaan di pasar internasional belum diuraikan secara menyeluruh dalam pengumuman awal.

Gambar terkait:

Vivo Y50s and Y50e

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

UMRAH Resmikan Elang Laut 1, Kapal Riset Pertama untuk Perkuat Pendidikan Maritim

26 Februari 2026 - 21:30 WIB

ANTARA News

HKI Dorong JDA Semikonduktor dengan AS untuk Mempercepat Transformasi Teknologi

26 Februari 2026 - 08:30 WIB

ANTARA News

Kioxia Bagikan Sampel Memori Flash Tertanam UFS 5.0 untuk Aplikasi Seluler Generasi Berikutnya

25 Februari 2026 - 20:30 WIB

Komunikasi Publik Berubah: Peran Netizen dan Ruang Digital dalam Demokrasi Indonesia

25 Februari 2026 - 15:00 WIB

ANTARA News

Museum Iptek di China Catat Lebih dari 3,5 Juta Pengunjung saat Liburan

24 Februari 2026 - 15:30 WIB

ANTARA News
Trending di Tekno