BPBD Jatim Cepat Perbaiki Peralatan Early Warning System Pasca Banjir BPJS Ketenagakerjaan Dorong Seluruh Mitra Ojol Manfaatkan Potongan Iuran DVI Polda Sulut Identifikasi Tiga Korban Kebakaran di Panti Wreda Masalah Mata, Duet Marwan/Aisyah Dipastikan Absen dari Indonesia Masters 2026 Apkasindo: Perkuat Sektor Hulu Jadi Kunci Percepatan Hilirisasi Sawit BBKSDA Jawa Timur dan Mahasiswa Lakukan Pengamatan Burung Migrasi di Tulungagung

Warta Bumi

Pemerintah Genjot Pembelian Logistik Bencana dari Provinsi Terdampak

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Pemerintah memperkuat strategi pengadaan logistik bencana dengan mengarahkan belanja kepada pemasok yang berada di provinsi-provinsi terdampak. Langkah ini mendapat perhatian dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang mendata penyaluran logistik nasional ke wilayah-wilayah terdampak.

Fokus pada pemanfaatan kapasitas lokal

Kebijakan untuk mengoptimalkan belanja logistik dari daerah terdampak menandai perubahan dalam pendekatan pengadaan bantuan bencana. Dengan memprioritaskan sumber daya di tingkat provinsi, pemerintah berharap mempermudah proses distribusi dan meminimalkan hambatan logistik yang biasa timbul ketika pasokan harus dikirim dari lokasi jauh.

Peran BNPB dalam pemantauan distribusi

BNPB mencatat dan memantau aliran logistik nasional menuju wilayah yang mengalami bencana. Data dan pemantauan tersebut menjadi salah satu dasar bagi koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan kebutuhan tahap tanggap darurat dapat terpenuhi secara terarah.

Koordinasi antar tingkat pemerintahan

Optimalisasi belanja logistik ini juga melibatkan sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan pemerintah provinsi. Koordinasi dimaksud mencakup penentuan prioritas kebutuhan, ketersediaan barang, serta mekanisme penyaluran agar logistik yang diperlukan cepat sampai ke penerima manfaat di lapangan.

Manfaat dan tantangan

Pemanfaatan pemasok lokal berpotensi mempercepat respon dan memanfaatkan kapasitas usaha di daerah terdampak. Namun, implementasi pendekatan ini memerlukan pemetaan kebutuhan yang cermat, verifikasi kualitas barang, serta pengaturan anggaran dan prosedur pengadaan yang sesuai.

BNPB sebagai lembaga yang mendata penyaluran logistik menjadi titik penghubung penting dalam proses ini, karena informasi yang akurat membantu pengambilan keputusan terkait penempatan dan pemindahan sumber daya.

Langkah ke depan

Kebijakan optimasi belanja logistik dari provinsi terdampak merupakan bagian dari upaya memperbaiki tata kelola penanggulangan bencana. Pelaksanaan kebijakan tersebut dipantau melalui data distribusi yang dihimpun oleh BNPB sehingga alur bantuan dapat disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan.

Catatan: Informasi berdasarkan data dan pernyataan terkait kebijakan pengadaan logistik serta pendataan penyaluran oleh BNPB.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BPBD Jatim Cepat Perbaiki Peralatan Early Warning System Pasca Banjir

13 Januari 2026 - 21:30 WIB

ANTARA News

BBKSDA Jawa Timur dan Mahasiswa Lakukan Pengamatan Burung Migrasi di Tulungagung

13 Januari 2026 - 19:00 WIB

ANTARA News

BMKG: Sejumlah Wilayah di Sumut Berpotensi Hujan Ringan hingga Sedang pada Rabu

13 Januari 2026 - 15:30 WIB

ANTARA News

BKSDA Temukan Kembali Amorphophallus Titanum Mekar di Cagar Alam Palupuh

12 Januari 2026 - 20:30 WIB

ANTARA News

Tanah Longsor di Dukuh Semliro, Kudus: Tiga Rumah Warga Terkena Dampak

11 Januari 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News
Trending di Warta Bumi