Masjid Berbentuk Kapal Pesiar, Masjid Al Fauzan di Nagari Katapiang Dibuka untuk Umum LDII Sumsel Luncurkan Program Pembersihan 326 Tempat Ibadah CENTCOM Tahan Komentar soal Dugaan Keterlibatan Pasukan dalam Serangan di Iran Polresta Malang Minta Warga Segera Lapor Jika Menemukan Dugaan Penimbunan Pangan Satpol PP Jaksel Akan Bongkar Lapangan Padel Tak Berizin di Cilandak Gubernur: Beberapa Program Pusat Sudah Berjalan di Rejang Lebong

Dunia

Malaysia Tingkatkan Pembangunan Pusat Pemerintahan di Putrajaya dengan Proyek Baru Kota Administratif

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Malaysia Melanjutkan Pengembangan Pusat Pemerintah di Putrajaya

Malaysia secara konsisten berusaha memperkuat keberadaan pusat pemerintahannya yang terletak di Putrajaya. Pemerintah telah merencanakan dan melaksanakan berbagai proyek pembangunan baru yang bertujuan menjadikan kawasan ini sebagai pusat administratif yang modern dan efisien.

Salah satu inisiatif utama adalah proyek pengembangan Kota Administratif baru di Putrajaya. Proyek ini dirancang untuk mendukung fungsi pemerintahan dengan menyediakan fasilitas dan infrastruktur yang lebih baik dan lebih canggih. Upaya ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat proses birokrasi, serta menciptakan lingkungan kerja yang nyaman bagi para pegawai negeri.

Dengan fokus pada pembangunan berkelanjutan dan tata kelola yang lebih baik, Putrajaya diproyeksikan menjadi contoh pusat pemerintahan yang modern dan berdaya saing tinggi di Asia Tenggara. Selain aspek administratif, proyek ini juga memperhatikan aspek estetika dan kenyamanan lingkungan, yang mencerminkan visi pemerintah Malaysia dalam menciptakan kota pintar (smart city) yang inovatif dan ramah lingkungan.

Langkah pengembangan Putrajaya ini sejalan dengan komitmen pemerintah Malaysia untuk terus memperbaiki dan memajukan tata kelola pemerintahan demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan nasional. Dengan adanya proyek Kota Administratif baru, pemerintah optimistis dapat mewujudkan pusat pemerintah yang efisien dan terintegrasi.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

CENTCOM Tahan Komentar soal Dugaan Keterlibatan Pasukan dalam Serangan di Iran

28 Februari 2026 - 19:30 WIB

ANTARA News

IRGC Konfirmasi Peluncuran Gelombang Pertama Serangan Roket ke Israel

28 Februari 2026 - 17:00 WIB

ANTARA News

Indonesia dan Mimpi Kolektif Negara D-8: Menopang Harap dari Posisi Menunggu

28 Februari 2026 - 16:30 WIB

ANTARA News

China Catat Kualitas Udara Terbaik Sejak Awal Pemantauan pada 2025

28 Februari 2026 - 12:00 WIB

ANTARA News

Menlu AS Minta Warga Amerika Tinggalkan Iran dan Melarang Perjalanan ke Sana

28 Februari 2026 - 10:30 WIB

ANTARA News
Trending di Dunia