IRGC Konfirmasi Peluncuran Gelombang Pertama Serangan Roket ke Israel Indonesia dan Mimpi Kolektif Negara D-8: Menopang Harap dari Posisi Menunggu BI: Kapasitas Penyaluran Kredit Masih Longgar, Didorong untuk Percepat Pertumbuhan Pengamat Dorong Tetap Dibukanya Opsi Transit Saat Diskon Tiket Pesawat untuk Mudik Toyota Perbarui Yaris dan Yaris Cross 2026 dengan Peningkatan Teknologi Kemendag: Kenaikan Harga Referensi CPO Dikaitkan dengan Permintaan India dan China

Warta Bumi

Xiaomi dan Yayasan Gemilang Salurkan 200 kg Pakaian untuk Korban Banjir di Sumatra

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Bantuan Pakaian untuk Korban Banjir

Perusahaan teknologi Xiaomi bekerja sama dengan Yayasan Gemilang Indonesia menyalurkan bantuan berupa pakaian kepada masyarakat terdampak banjir di wilayah Sumatra. Bantuan yang disalurkan berupa 200 kilogram pakaian layak pakai melalui program bertajuk Clothes for Charity.

Tujuan dan Isi Bantuan

Bantuan ini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar berupa sandang bagi korban yang kehilangan atau mengalami kerusakan barang-barang pribadi akibat banjir. Pakaian yang disalurkan disebutkan layak pakai, yang diharapkan dapat segera digunakan oleh warga untuk menggantikan barang yang hilang atau tidak dapat dipakai lagi.

Kerja Sama dan Penyaluran

Penyaluran bantuan dilakukan sebagai bagian dari kerja sama antara pihak perusahaan dan organisasi nirlaba. Melalui kolaborasi tersebut, donasi pakaian dikumpulkan dan disalurkan kepada komunitas yang membutuhkan. Upaya penyaluran dilaksanakan agar bantuan dapat menjangkau penerima yang terdampak secara cepat dan tepat guna.

Peranan Program Clothes for Charity

Program Clothes for Charity menjadi wadah untuk menghimpun dan mendistribusikan pakaian layak pakai. Inisiatif semacam ini berperan untuk memfasilitasi pemberian bantuan non-makanan yang juga penting bagi pemulihan kondisi korban bencana. Pakaian yang layak pakai membantu meningkatkan kenyamanan dan menjaga kesehatan penerima di masa pascabencana.

Pentingnya Bantuan Sandang

Bantuan sandang merupakan salah satu kebutuhan mendesak setelah terjadinya bencana banjir. Kehilangan pakaian atau menjadi basah dan rusak dapat memperparah kondisi warga, terutama ketika akses terhadap fasilitas mencuci, pengeringan, dan penggantian terbatas. Dengan adanya pasokan pakaian layak pakai, diharapkan kebutuhan dasar tersebut dapat segera terpenuhi sementara waktu.

Harapan ke Depan

Kegiatan penyaluran ini diharapkan menjadi bagian dari respons cepat untuk meringankan beban pengungsi atau keluarga terdampak. Kolaborasi antara sektor swasta dan lembaga sosial dinilai penting untuk memastikan bantuan terpadu dan berkelanjutan selama proses pemulihan. Penerapan mekanisme yang efisien dalam pengumpulan dan distribusi bantuan juga menjadi kunci agar bantuan sampai kepada mereka yang paling membutuhkan.

Informasi lanjutan mengenai program atau tahap penyaluran berikutnya belum diumumkan secara rinci oleh pihak terkait. Namun, langkah penyaluran 200 kilogram pakaian ini menjadi salah satu bentuk respons nyata terhadap kebutuhan korban banjir di Sumatra.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polairud Polres Penajam Ajak Warga Bersama Cegah Pencemaran Sampah

28 Februari 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News

Pemerintah Tetapkan “Renduk” Rehab-Rekon sebagai Dasar Alokasi Anggaran Pascabencana di Sumatera

27 Februari 2026 - 19:00 WIB

ANTARA News

Wamendagri: Sinkronisasi Antarlevel Kunci Hadapi Perubahan Iklim

25 Februari 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

Penyintas di Pintu Rimba Mendesak Percepatan Pembukaan Jalan dan Pembangunan Huntap

21 Februari 2026 - 17:30 WIB

ANTARA News

BMKG Tetapkan Tujuh Kabupaten di Jawa Tengah Berstatus Siaga Karena Curah Hujan Tinggi

21 Februari 2026 - 09:30 WIB

ANTARA News
Trending di Warta Bumi