BPBD Jatim Cepat Perbaiki Peralatan Early Warning System Pasca Banjir BPJS Ketenagakerjaan Dorong Seluruh Mitra Ojol Manfaatkan Potongan Iuran DVI Polda Sulut Identifikasi Tiga Korban Kebakaran di Panti Wreda Masalah Mata, Duet Marwan/Aisyah Dipastikan Absen dari Indonesia Masters 2026 Apkasindo: Perkuat Sektor Hulu Jadi Kunci Percepatan Hilirisasi Sawit BBKSDA Jawa Timur dan Mahasiswa Lakukan Pengamatan Burung Migrasi di Tulungagung

Metro

Gubernur Pramono Anung Minta Penegakan Hukum terhadap Pria WNA yang Diduga Mengumbar di Blok M

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta penanganan tegas terhadap seorang pria warga negara asing (WNA) yang diduga melakukan pengumbaran alat kelamin di kawasan Blok M. Pernyataan gubernur ini muncul sebagai respons atas kejadian yang menuai perhatian publik dan menimbulkan kekhawatiran soal keselamatan serta ketertiban di ruang publik.

Seruan untuk proses hukum

Dalam reaksinya, Pramono Anung mendesak agar aparat penegak hukum segera menindaklanjuti dugaan perkara tersebut sesuai peraturan yang berlaku. Ia menekankan pentingnya penerapan hukum yang tegas supaya kejadian serupa tidak mengganggu kenyamanan warga serta mengurangi potensi timbulnya keresahan publik.

Gubernur juga menyoroti perlunya koordinasi antarinstansi terkait dalam menyelesaikan kasus ini. Langkah-langkah penegakan hukum diharapkan dapat memberikan kepastian hukum dan menjadi pesan bagi siapa pun agar tidak melakukan tindakan yang meresahkan masyarakat di ruang terbuka.

Perlindungan terhadap ketertiban umum

Pernyataan Pramono mencerminkan perhatian pemerintah daerah terhadap keselamatan warga di area publik. Menjaga ketertiban dan rasa aman warga merupakan prioritas, terutama di kawasan yang ramai dikunjungi seperti Blok M.

Pemerintah daerah mengimbau pihak terkait untuk menegakkan aturan demi mencegah gangguan serupa ke depan. Seluruh langkah yang diambil diharapkan berjalan secara transparan dan sesuai mekanisme hukum, sehingga hak-hak warga tetap terlindungi dan proses hukum berlangsung adil.

Peran aparat dan masyarakat

Kejadian ini menjadi pengingat bagi aparat keamanan dan penegak hukum di lapangan untuk sigap merespons laporan masyarakat. Sementara itu, masyarakat diharapkan tetap tenang dan menyerahkan proses penanganan kepada pihak berwenang, serta bekerja sama apabila diminta keterangan atau bukti demi kelancaran penyelidikan.

Upaya bersama antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan warga penting untuk menjaga tata kelola ruang publik yang aman dan nyaman bagi semua pihak. Pemerintah daerah melalui pernyataan gubernur menekankan bahwa tindakan yang mengganggu ketertiban harus ditindak sesuai ketentuan, tanpa mengabaikan prinsip keadilan.

Kasus di Blok M ini menjadi sorotan karena menyangkut perlindungan publik dan penegakan hukum di ibu kota. Pernyataan gubernur menandai komitmen otoritas daerah untuk memastikan setiap laporan pelanggaran ditindaklanjuti, serta menegakkan norma dan aturan yang berlaku demi menjaga kenyamanan bersama.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

DVI Polda Sulut Identifikasi Tiga Korban Kebakaran di Panti Wreda

13 Januari 2026 - 20:30 WIB

ANTARA News

BPBD DKI: 822 Warga Jakarta Utara Masih Mengungsi Akibat Banjir

13 Januari 2026 - 14:30 WIB

ANTARA News

Sudin SDA Jakbar: Pelubangan Turap oleh Warga Perparah Banjir

13 Januari 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News

BPBD DKI: 22 RT dan 33 Ruas Jalan di Jakarta Terendam pada Senin Siang

12 Januari 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News

Hujan Deras Sebabkan Enam RT dan Empat Ruas Jalan Tergenang di Jakarta

12 Januari 2026 - 10:30 WIB

ANTARA News
Trending di Metro