BPBD Jatim Cepat Perbaiki Peralatan Early Warning System Pasca Banjir BPJS Ketenagakerjaan Dorong Seluruh Mitra Ojol Manfaatkan Potongan Iuran DVI Polda Sulut Identifikasi Tiga Korban Kebakaran di Panti Wreda Masalah Mata, Duet Marwan/Aisyah Dipastikan Absen dari Indonesia Masters 2026 Apkasindo: Perkuat Sektor Hulu Jadi Kunci Percepatan Hilirisasi Sawit BBKSDA Jawa Timur dan Mahasiswa Lakukan Pengamatan Burung Migrasi di Tulungagung

Dunia

UNRWA Tegaskan Gaza Butuh Akses Bantuan, Khawatir Soal Pencabutan Izin oleh Israel

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Gaza, UNRWA — Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) mengingatkan adanya risiko serius jika langkah pencabutan izin oleh pihak Israel diteruskan, karena kawasan Gaza tetap membutuhkan aliran bantuan kemanusiaan yang tidak terhambat.

Peringatan terhadap pembatasan izin

UNRWA menyampaikan kekhawatirannya terkait kemungkinan pembatasan izin yang dapat berdampak pada kemampuan organisasi kemanusiaan untuk bekerja di wilayah Gaza. Menurut badan PBB tersebut, pembatasan administratif seperti pencabutan izin dapat mengurangi akses ke penduduk yang sangat bergantung pada bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar.

Kebutuhan akan bantuan, bukan hambatan

Pesan utama yang disampaikan UNRWA adalah bahwa Gaza membutuhkan dukungan kemanusiaan yang berkelanjutan dan aksesitas yang jelas, bukan pembatasan yang menambah beban bagi warga sipil. UNRWA menekankan pentingnya memungkinkan pasokan bantuan, layanan dan staf kemanusiaan dapat beroperasi tanpa hambatan administratif yang baru.

Implikasi bagi layanan bagi pengungsi

Badan PBB itu memperingatkan bahwa pembatasan izin dapat berdampak pada penyediaan layanan yang selama ini ditujukan untuk pengungsi Palestina di Gaza. Meski pernyataan resmi dari UNRWA yang dikutip singkat, inti pesannya menyoroti risiko gangguan terhadap program-program bantuan yang selama ini menjadi tumpuan bagi banyak keluarga yang mengalami kesulitan.

Panggilan untuk prioritas kemanusiaan

Dalam pernyataannya, UNRWA mendorong agar prioritas diberikan pada kelanjutan akses kemanusiaan sehingga bantuan dapat mencapai warga yang membutuhkan. Badan tersebut meminta agar langkah-langkah administratif tidak menghalangi jalur bantuan dan operasi kemanusiaan yang telah berjalan di lapangan.

Situasi di lapangan dan respons internasional

UNRWA menegaskan perlunya perhatian internasional terhadap konsekuensi pembatasan izin. Pesan tersebut menyiratkan pentingnya kerjasama antara pihak-pihak terkait agar bantuan dapat disalurkan secara efektif dan tanpa gangguan. Penekanan pada akses kemanusiaan menunjukkan bahwa solusi administratif diperlukan untuk menjaga aliran dukungan bagi warga sipil di Gaza.

Catatan: Laporan ini berdasarkan peringatan yang disampaikan oleh UNRWA mengenai risiko pembatasan izin oleh Israel dan penekanan bahwa Gaza membutuhkan bantuan, bukan pembatasan. Informasi tambahan atau pernyataan rinci dari pihak terkait tidak tersedia dalam ringkasan sumber yang dikutip.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Teheran Peringatkan Trump: Ancaman “Pelajaran Tak Terlupakan” Jika AS Menyerang Iran

13 Januari 2026 - 08:30 WIB

ANTARA News

Iran Tetapkan Tiga Hari Berkabung Nasional untuk ‘Martir’ Unjuk Rasa

12 Januari 2026 - 11:30 WIB

ANTARA News

AS Rilis Rekaman Jet Tempur saat Lancarkan Serangan Udara ke Basis ISIS di Suriah

11 Januari 2026 - 18:30 WIB

ANTARA News

Bus Terjun ke Jurang di India, 9 Orang Tewas dan 40 Luka-luka

11 Januari 2026 - 10:30 WIB

ANTARA News

Trump Nyatakan Akan Negosiasi untuk Memperoleh Greenland

10 Januari 2026 - 13:30 WIB

ANTARA News
Trending di Dunia