Menjaga NTB dari Jaringan Penyelundupan Manusia: Tantangan di Pelabuhan Kecil Ancaman Child Grooming: Dampak Jangka Pendek dan Panjang pada Perkembangan Anak Huawei Umumkan 10 Tren Smart PV & ESS 2026 dengan Tema “All-Scenario Grid-Forming” 1,5 Juta Pegawai Kemenag Terlayani Lewat Pembelajaran Digital Sepanjang 2025 BBMKG Imbau Waspada: Gelombang Hingga 2,5 Meter Berpotensi Terjadi di Perairan Bali Unhas Kirim 10 Mahasiswa Keperawatan Ikuti Program Sakura Exchange di Jepang

Humaniora

Unhas Kirim 10 Mahasiswa Keperawatan Ikuti Program Sakura Exchange di Jepang

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Fakultas Keperawatan Unhas Kirim Sepuluh Mahasiswa ke Program Sakura Exchange di Jepang

Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin (Unhas) mengirimkan sepuluh mahasiswa untuk mengikuti program pertukaran akademik Sakura Exchange yang berlangsung di Jepang. Keikutsertaan ini menandai langkah lanjutan dari upaya fakultas dalam membuka peluang internasional bagi mahasiswanya.

Partisipasi dalam program pertukaran akademik sejenis biasanya dirancang untuk memperkaya pengalaman belajar dan memperluas wawasan lintas budaya. Bagi mahasiswa keperawatan, pengalaman internasional dapat menjadi kesempatan penting untuk memahami praktik keperawatan dalam konteks sistem kesehatan yang berbeda dan memperdalam kompetensi profesional.

Peran Fakultas

Keterlibatan Fakultas Keperawatan Unhas dalam mengirimkan mahasiswa menunjukkan komitmen institusi untuk mendukung mobilitas akademik. Dukungan institusi meliputi fasilitasi proses administrasi, pembekalan, serta koordinasi dengan pihak penyelenggara program di luar negeri agar mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal.

Manfaat bagi Mahasiswa

Program pertukaran seperti Sakura Exchange umumnya menawarkan pengalaman yang beragam, mulai dari perkuliahan, observasi praktik, hingga interaksi budaya dengan mahasiswa dan profesional setempat. Pengalaman semacam ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan komunikasi lintas budaya, adaptasi lingkungan baru, serta memperkaya pemahaman akademik dan praktik keperawatan.

Selain aspek akademik, mengikuti program internasional juga memberikan peluang bagi mahasiswa untuk membangun jejaring profesional yang lebih luas. Relasi yang terjalin selama pertukaran dapat menjadi modal penting bagi pengembangan karier dan kolaborasi ilmiah di masa mendatang.

Persiapan dan Tantangan

Untuk mengikuti program luar negeri, mahasiswa biasanya menjalani serangkaian persiapan yang mencakup pemenuhan persyaratan administratif, pembekalan budaya, dan persiapan akademik. Tantangan yang mungkin dihadapi antara lain perbedaan bahasa, adaptasi terhadap sistem pembelajaran yang berbeda, serta penyesuaian terhadap lingkungan sosial dan budaya setempat.

Fakultas dan pihak penyelenggara program diharapkan memberikan dukungan yang memadai agar mahasiswa dapat mengatasi hambatan tersebut dan mendapatkan manfaat penuh dari pengalaman pertukaran.

Penguatan Kompetensi Akademik dan Profesional

Pengalaman internasional diharapkan berkontribusi pada penguatan kompetensi akademik dan profesional mahasiswa keperawatan. Paparan terhadap pendekatan dan praktik keperawatan yang berbeda dapat memperkaya perspektif praktisi masa depan dalam menangani perawatan pasien di berbagai konteks.

Partisipasi juga memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk membandingkan kurikulum dan metode pembelajaran, serta menggali inovasi yang dapat diterapkan atau dikaji lebih lanjut di lingkungan pendidikan mereka sendiri.

Kesimpulan

Langkah Fakultas Keperawatan Unhas mengirimkan sepuluh mahasiswa ke program Sakura Exchange di Jepang menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan internasional bagi generasi keperawatan baru. Pengalaman ini diharapkan tidak hanya memperkaya pengetahuan akademik, tetapi juga membentuk kemampuan adaptasi dan profesionalisme yang mendukung karier mahasiswa di masa depan.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ancaman Child Grooming: Dampak Jangka Pendek dan Panjang pada Perkembangan Anak

14 Januari 2026 - 10:30 WIB

ANTARA News

1,5 Juta Pegawai Kemenag Terlayani Lewat Pembelajaran Digital Sepanjang 2025

14 Januari 2026 - 09:30 WIB

ANTARA News

Mendukbangga: Program Makan Bergizi Berperan Turunkan Stunting di Jawa Barat

12 Januari 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

Dosen Sekolah Vokasi Undip Anggun Puspitarini Siswanto Raih Penghargaan dari Kampus di Jerman

12 Januari 2026 - 09:30 WIB

ANTARA News

Menteri PPPA Sampaikan Dukacita atas Meninggalnya Ibu dan Balita di Kebumen

11 Januari 2026 - 14:00 WIB

ANTARA News
Trending di Humaniora