BBKSDA: Dua Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Wafat Akibat Virus Panleukopenia Mentan Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Menghadapi El Nino Godzilla Puncak Gelombang Kedua Arus Balik di Terminal Kampung Rambutan Diperkirakan Terjadi Minggu Jalan Kayu Mas Utara di Pulogadung Amblas, Mobilitas Pengendara Terganggu Sejak Lebaran Kesepakatan Inggris-Prancis 2023 Dikaitkan dengan Peningkatan Kematian Migran di Selat Inggris Dari Sampah Jadi Harapan: SATURUMA dan Pandawara Luncurkan Program CSR untuk Lingkungan

Metro

Sudin SDA Jakarta Barat Pastikan Kolam Olakan Kosong untuk Antisipasi Banjir

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Langkah antisipasi banjir oleh Sudin SDA Jakbar

Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Barat menyatakan telah memastikan sejumlah kolam olakan dalam kondisi kosong sebagai bagian dari upaya antisipasi banjir. Kolam olakan merupakan fasilitas penampungan genangan sementara yang berfungsi menampung air hujan sebelum dialirkan atau disalurkan lebih lanjut.

Peran kolam olakan dalam pengendalian genangan

Kolam olakan bekerja sebagai cadangan kapasitas penampungan air saat curah hujan tinggi. Dengan menjaga kondisi kolam tetap kosong saat tidak terjadi hujan, kapasitas penampungan dapat maksimal dimanfaatkan ketika diperlukan. Langkah memastikan kolam kosong merupakan salah satu tindakan preventif untuk menekan risiko genangan yang dapat berujung pada banjir permukaan.

Pentingnya kesiapsiagaan infrastruktur air

Kesiapsiagaan fasilitas penampungan seperti kolam olakan menjadi bagian dari manajemen sistem drainase perkotaan. Kondisi kolam yang siap pakai membantu memperlancar aliran air dan mengurangi beban pada saluran drainase di lingkungan sekitarnya. Selain itu, perawatan dan pemantauan berkala memastikan fungsi kolam tetap optimal terutama menjelang musim hujan atau periode cuaca ekstrem.

Dampak terhadap masyarakat dan lingkungan

Tindakan memastikan kolam olakan kosong memberikan manfaat langsung bagi warga yang tinggal di area rawan genangan. Dengan kapasitas penampungan yang tersedia, potensi terjadinya genangan pada jalan, pemukiman, dan area publik dapat dikurangi. Pengelolaan kolam yang baik juga mendukung kelancaran aktivitas masyarakat dan mengurangi gangguan layanan transportasi serta ekonomi lokal yang sering terdampak saat banjir.

Kesimpulan

Upaya Sudin SDA Jakarta Barat memastikan kolam olakan kosong merupakan langkah pencegahan yang berfokus pada pemanfaatan infrastruktur drainase untuk mengurangi risiko banjir. Menjaga kesiapan fasilitas penampungan air menjadi bagian krusial dari pengelolaan risiko hidrometeorologis di wilayah perkotaan.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Puncak Gelombang Kedua Arus Balik di Terminal Kampung Rambutan Diperkirakan Terjadi Minggu

26 Maret 2026 - 17:00 WIB

ANTARA News

Jalan Kayu Mas Utara di Pulogadung Amblas, Mobilitas Pengendara Terganggu Sejak Lebaran

26 Maret 2026 - 15:00 WIB

ANTARA News

KCIC Pastikan Penumpang Whoosh yang Tertinggal Bisa Menjadwal Ulang Tanpa Biaya

25 Maret 2026 - 18:00 WIB

ANTARA News

DKI: Evakuasi Penumpang Kapal KM Sumber Makmur dan Perhatian pada Jadwal Libur di TMII

25 Maret 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News

Polres Metro Jakut Dalami Penyebab Kecelakaan Beruntun yang Menewaskan Dua Orang

24 Maret 2026 - 10:00 WIB

ANTARA News
Trending di Metro