Barantin Imbau Jangan Bawa Kambing dan Domba ke Indonesia untuk Cegah Virus PPR BPBD: Pergerakan Longsoran Tanah di Aceh Tengah Meningkat Sejak 2000-an Pemprov Kaltim Ubah Bantuan Tunai untuk Difabel Jadi Pelatihan Wirausaha Pengamat: Perlu Insentif Baru untuk Dongkrak Pasar Kendaraan Listrik di Indonesia BYD Buka Sirkuit Segala Medan di China untuk Kendaraan Energi Baru Mendes Yandri Tegaskan Desa Sebagai Pelaku Utama Pembangunan Nasional

Nusantara

Baznas Salurkan 186.000 Liter Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Tapteng

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Baznas Kirim Bantuan Air Bersih ke Tapteng

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 186.000 liter bagi masyarakat yang terdampak bencana di Tapteng. Langkah ini merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan dasar air bersih bagi warga yang mengalami gangguan pasokan akibat peristiwa bencana.

Pentingnya Akses Air Bersih dalam Kondisi Darurat

Akses terhadap air minum dan air untuk keperluan rumah tangga menjadi salah satu kebutuhan utama saat terjadi bencana. Ketersediaan air bersih membantu menjaga kebersihan, mencegah penyakit yang ditularkan melalui air, serta memenuhi kebutuhan pokok seperti memasak dan minum. Dalam konteks ini, penyaluran air oleh lembaga kemanusiaan dan organisasi sosial sangat krusial untuk meringankan beban masyarakat terdampak.

Peran Baznas dalam Respons Bencana

Sebagai lembaga yang bergerak di bidang pengelolaan zakat, Baznas kerap terlibat dalam berbagai bentuk bantuan sosial dan kemanusiaan ketika terjadi bencana. Penyaluran air bersih sebanyak 186.000 liter ini merupakan salah satu bentuk respons yang diberikan untuk membantu pemulihan kebutuhan dasar warga di wilayah terdampak. Bantuan semacam ini biasanya diarahkan untuk kebutuhan darurat sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh keluarga yang terdampak.

Dampak Bantuan bagi Masyarakat

Bantuan air bersih dapat memberikan efek langsung terhadap kesejahteraan masyarakat yang terkena dampak bencana. Selain memenuhi kebutuhan konsumsi, pasokan air membantu menjaga kebersihan lingkungan sementara, mendukung sanitasi dasar, dan mengurangi risiko wabah penyakit yang sering muncul pascabencana. Ketersediaan pasokan air juga memberi ruang bagi upaya pemulihan lainnya di tingkat komunitas.

Kebutuhan Lanjutan dan Kolaborasi

Sementara penyaluran air bersih adalah langkah penting, kebutuhan di lapangan seringkali beragam dan memerlukan berbagai bentuk bantuan tambahan, seperti perbaikan infrastruktur air bersih, penyediaan fasilitas sanitasi, serta dukungan pemulihan ekonomi. Dalam situasi seperti ini, kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga kemanusiaan, organisasi masyarakat, dan pihak terkait menjadi faktor kunci untuk memastikan bantuan terdistribusi secara tepat dan berkesinambungan.

Baznas menyalurkan bantuan 186.000 liter air bersih sebagai respons kepada masyarakat terdampak bencana di Tapteng. Upaya ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak dan meringankan beban warga yang mengalami gangguan pasokan air akibat bencana.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pemprov Kaltim Ubah Bantuan Tunai untuk Difabel Jadi Pelatihan Wirausaha

15 Januari 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News

Pemkab Batang: 43 dari 56 Dapur SPPG Sudah Beroperasi

14 Januari 2026 - 17:30 WIB

ANTARA News

Wapres Gibran Borong Ikan Baronang, Ikan Panjang, dan Sayuran di Pasar Biak Numfor

13 Januari 2026 - 16:30 WIB

ANTARA News

BGN: 2.674 Orang dari Kelompok 3B Terima MBG di Manokwari

13 Januari 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News

Cuaca Ekstrem Sebabkan Banjir di 8 Kabupaten/Kota Banten, BPBD Perkuat Penanganan

12 Januari 2026 - 19:30 WIB

ANTARA News
Trending di Nusantara