Barantin Imbau Jangan Bawa Kambing dan Domba ke Indonesia untuk Cegah Virus PPR BPBD: Pergerakan Longsoran Tanah di Aceh Tengah Meningkat Sejak 2000-an Pemprov Kaltim Ubah Bantuan Tunai untuk Difabel Jadi Pelatihan Wirausaha Pengamat: Perlu Insentif Baru untuk Dongkrak Pasar Kendaraan Listrik di Indonesia BYD Buka Sirkuit Segala Medan di China untuk Kendaraan Energi Baru Mendes Yandri Tegaskan Desa Sebagai Pelaku Utama Pembangunan Nasional

Politik

Mendes Yandri Tegaskan Desa Sebagai Pelaku Utama Pembangunan Nasional

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Jakarta — Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menegaskan bahwa desa kini ditempatkan sebagai pelaku utama dalam upaya pembangunan nasional. Pernyataan itu menegaskan perubahan fokus kebijakan yang menempatkan desa di garis depan pelaksanaan program pembangunan.

Penegasan peran desa

Yandri Susanto menekankan bahwa penempatan desa sebagai pelaku utama pembangunan nasional menunjukkan komitmen pemerintahan saat ini untuk memperkuat fungsi pemerintahan dan pemberdayaan di tingkat terbawah. Menurutnya, peran desa tidak hanya sebagai objek intervensi, tetapi juga sebagai subjek yang aktif merencanakan dan melaksanakan kegiatan pembangunan sesuai kebutuhan wilayah masing-masing.

Implikasi kebijakan

Posisi desa sebagai aktor utama membawa implikasi terhadap tata kelola, perencanaan, dan pelaksanaan program pembangunan yang berorientasi pada konteks lokal. Dalam kerangka ini, desa diharapkan berperan aktif dalam menentukan prioritas pembangunan, mengelola sumber daya, serta berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota dan provinsi untuk memastikan sinergi kebijakan.

Pentingnya kapasitas dan akuntabilitas

Penempatan desa di depan panggung pembangunan nasional juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas aparat desa dan partisipasi masyarakat. Peningkatan kompetensi tata kelola, perencanaan yang partisipatif, serta mekanisme akuntabilitas menjadi kunci agar peran desa sebagai pelaku utama dapat diwujudkan secara efektif dan berkelanjutan.

Kebutuhan dukungan lintas sektor

Untuk menjadikan desa sebagai motor pembangunan, dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, kementerian terkait, hingga pemangku kepentingan lokal. Sinergi antarlevel pemerintahan dan keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting agar program-program yang dijalankan di tingkat desa sesuai dengan tujuan pembangunan nasional namun tetap sensitif terhadap kebutuhan lokal.

Harapan terhadap pelaksanaan

Pernyataan Mendes ini menggambarkan harapan agar kebijakan yang menempatkan desa sebagai pelaku utama dapat diterjemahkan ke dalam praktik yang nyata di lapangan. Keberhasilan pendekatan ini akan bergantung pada kemampuan desa dalam menyusun prioritas pembangunan, mengoptimalkan sumber daya lokal, serta menerapkan praktik pengelolaan yang transparan dan akuntabel.

Catatan: Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, yang menegaskan pentingnya menempatkan desa sebagai aktor sentral dalam pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Istana: Prabowo Undang Guru Besar ke Istana, Juru Bicara Jelaskan Alasan

15 Januari 2026 - 10:00 WIB

ANTARA News

Prabowo Undang 1.200 Guru Besar Soshum, Dekan, dan Rektor ke Istana pada Kamis

15 Januari 2026 - 09:30 WIB

ANTARA News

Menlu Sugiono Jelaskan Strategi Diplomasi Indonesia di Tengah Situasi Global Terkini

14 Januari 2026 - 18:30 WIB

ANTARA News

Wapres Gibran Pulang ke Jakarta Usai Menunda Kunjungan ke Yahukimo

14 Januari 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News

Prabowo Tetapkan Target Renovasi 60 Ribu Sekolah dalam Tahun Ini

13 Januari 2026 - 17:00 WIB

ANTARA News
Trending di Politik