Sulawesi Tenggara Terima Alokasi Tambahan 10.000 Hektar Cetak Sawah Baru Festival Sepak Bola Rakyat di Palu: Coaching Clinic untuk SSB Fasilitas Air Minum Siap Saji Akan Hadir di Jalur Sudirman-Thamrin Peran Bahasa dalam Menyatukan Budaya di Purwokerto Sabar dan Reza Bawa Indonesia Samakan Skor Melawan Thailand PT PAL dan IKI Bangun Kapal Pinisi untuk Penguatan Sektor Maritim Sulsel

Nusantara

PLN Papua Targetkan Listrik untuk 128 Kampung Hingga 2025, Buka Akses ke Daerah Terisolasi

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Jayapura, Papua — PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIWP2B) meluncurkan inisiatif untuk mengaliri listrik ke 128 kampung hingga tahun 2025, bagian dari upaya membuka keterisolasian daerah di wilayah Papua.

Program ini ditempatkan dalam kerangka “energi berkeadilan” yang menekankan pemerataan akses terhadap layanan listrik. Dengan target yang telah ditetapkan, PLN UIWP2B berharap dapat menjangkau komunitas-komunitas yang selama ini memiliki keterbatasan akses energi listrik, sehingga mengurangi status isolasi beberapa daerah.

Tujuan dan makna program

Langkah ini dimaknai sebagai upaya memperluas jangkauan pelayanan listrik kepada kampung-kampung terpencil. Akses listrik yang lebih baik dipandang sebagai elemen penting untuk menunjang berbagai kebutuhan dasar dan aktivitas masyarakat, termasuk penerangan, komunikasi, dan kegiatan ekonomi rumah tangga.

Melalui program tersebut, PLN menyatakan komitmennya untuk menghadirkan layanan energi yang merata pada wilayah Papua dan Papua Barat. Pendekatan ini bertujuan agar masyarakat di daerah-daerah sebelumnya terisolasi dapat merasakan manfaat layanan dasar yang serupa dengan wilayah lain.

Pelaksanaan dan harapan

Pelaksanaan target pengaliran listrik ke 128 kampung direncanakan berlangsung hingga tahun 2025. Meski rincian teknis dan tahapan operasional tidak dijabarkan secara mendetail dalam rilis awal, penetapan target waktu dan jumlah desa menjadi indikator prioritas program ini bagi PLN UIWP2B.

Harapan yang tersirat dari inisiatif ini adalah terjadinya peningkatan kualitas hidup di kampung-kampung yang menjadi sasaran. Dengan tersedianya listrik, layanan dan kegiatan yang bergantung pada energi listrik dapat berjalan lebih efektif, sehingga membuka peluang bagi perbaikan layanan publik dan aktivitas ekonomi lokal.

Komitmen terhadap pemerataan

Nama program—energi berkeadilan—menggambarkan fokus pada pemerataan akses energi. Bagi PLN UIWP2B, upaya ini merupakan wujud tanggung jawab dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di wilayah Papua dan Papua Barat, khususnya di daerah-daerah yang selama ini sulit dijangkau.

Saat langkah-langkah teknis dan operasional terus disiapkan dan dijalankan, pemantauan terhadap capaian target hingga 2025 menjadi hal penting untuk memastikan layanan listrik benar-benar sampai ke masyarakat yang membutuhkan.

Kesimpulan: Target PLN UIWP2B untuk mengaliri 128 kampung hingga 2025 merupakan bagian dari upaya membuka keterisolasian di Papua melalui pemerataan akses energi. Program ini menegaskan komitmen penyedia layanan listrik untuk menghadirkan energi yang lebih adil bagi masyarakat di daerah terpencil.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Sulawesi Tenggara Terima Alokasi Tambahan 10.000 Hektar Cetak Sawah Baru

27 April 2026 - 18:03 WIB

ANTARA News

Persiapan Optimal Layanan Haji di Makkah oleh Petugas PPIH

24 April 2026 - 19:58 WIB

ANTARA News

Pemkot Jaktim Tingkatkan Pembinaan untuk Pertanian Melon Inthanon

24 April 2026 - 13:26 WIB

ANTARA News

Satgas PRR Percepat Pemulihan Sumatera Lewat Sinergi Antar Daerah

25 Maret 2026 - 19:00 WIB

ANTARA News

Arus Balik H+3 Idul Fitri di Pelabuhan Ketapang: Ramai Namun Lancar

24 Maret 2026 - 12:00 WIB

ANTARA News
Trending di Nusantara