Kemendag: Kenaikan Harga Referensi CPO Dikaitkan dengan Permintaan India dan China KAI Tindaklanjuti Laporan Pelecehan Seksual pada Layanan Commuter Line dengan Bantuan CCTV Analytic Polairud Polres Penajam Ajak Warga Bersama Cegah Pencemaran Sampah Ratusan Polantas Diterjunkan Amankan Lalu Lintas pada Puncak Perayaan Imlek Nasional China Catat Kualitas Udara Terbaik Sejak Awal Pemantauan pada 2025 Pemprov Jatim Siapkan 17 Rute Bus dan Dua Rute Kapal untuk Program Mudik Gratis

Dunia

Delapan Negara Eropa: Ancaman Tarif AS Bisa Merusak Hubungan Transatlantik

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Beberapa negara Eropa memperingatkan bahwa ancaman tarif dari Amerika Serikat berpotensi merusak hubungan transatlantik. Dalam pernyataan bersama yang dirilis pada Minggu, 18 Januari, delapan pemerintahan Eropa menyampaikan keprihatinan mereka terhadap langkah tarif yang disebut-sebut sebagai ancaman terhadap hubungan perdagangan dan politik antara kedua belah pihak.

Negara-negara yang mengeluarkan pernyataan

Negara yang menandatangani pernyataan bersama tersebut adalah Denmark, Finlandia, Prancis, Jerman, Belanda, Norwegia, Swedia, dan Inggris. Pernyataan itu menegaskan bahwa keputusan terkait tarif yang dapat dikenakan oleh pihak lain memiliki konsekuensi lebih luas bagi hubungan transatlantik.

Pesan utama pernyataan

Pernyataan bersama itu menyoroti kekhawatiran bahwa ancaman atau penerapan tarif berisiko merusak kepercayaan dan kerja sama antara Eropa dan Amerika Serikat. Para penandatangan menilai bahwa langkah semacam ini bisa memperumit hubungan dagang dan berdampak pada stabilitas kemitraan yang selama ini dibangun.

Walaupun pernyataan tersebut singkat, intinya menggambarkan kekhawatiran kolektif dari sejumlah negara Eropa yang memiliki hubungan ekonomi dan diplomatik erat dengan AS. Pernyataan itu menjadi sinyal penting mengenai posisi bersama negara-negara Eropa atas isu kebijakan perdagangan yang dapat memengaruhi kerangka kerjasama lintas Atlantik.

Makna bagi hubungan transatlantik

Hubungan transatlantik meliputi dimensi politis, ekonomi, dan keamanan antara negara-negara Eropa dan Amerika Serikat. Ketika sejumlah negara Eropa menyuarakan keprihatinan bersama, hal ini menunjukkan adanya kekhawatiran tentang potensi gangguan pada mekanisme kerja sama yang selama ini mengikat kedua belah pihak.

Pernyataan kolektif dari Denmark, Finlandia, Prancis, Jerman, Belanda, Norwegia, Swedia, dan Inggris juga mencerminkan pentingnya koordinasi antarnegara Eropa dalam merespons kebijakan luar negeri yang dinilai berdampak lintas wilayah.

Respons dan langkah selanjutnya

Pernyataan bersama ini merupakan salah satu bentuk reaksi diplomatik yang mengekspresikan keprihatinan, namun tidak merinci langkah konkret yang akan diambil oleh masing-masing negara penandatangan. Isi pernyataan menekankan bahwa ancaman tarif dapat menimbulkan konsekuensi yang lebih luas bagi hubungan bilateral dan multilateral.

Sampai rilis pernyataan tersebut, para penandatangan memilih untuk menyoroti isu ini secara kolektif, dengan tujuan menunjukkan bahwa kekhawatiran ini bukan hanya bersifat nasional melainkan bersifat regional. Pernyataan bersama semacam ini juga kerap dimanfaatkan untuk membuka ruang diskusi lebih lanjut di forum-forum diplomatik.

Kesimpulan: Pernyataan bersama delapan negara Eropa pada 18 Januari menandakan keprihatinan bersama atas dampak potensial ancaman tarif dari AS terhadap hubungan transatlantik. Meskipun tidak merinci langkah-langkah selanjutnya, pernyataan tersebut menggarisbawahi pentingnya dialog dan koordinasi antar negara sekutu untuk menjaga stabilitas kemitraan lintas Atlantik.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

China Catat Kualitas Udara Terbaik Sejak Awal Pemantauan pada 2025

28 Februari 2026 - 12:00 WIB

ANTARA News

Menlu AS Minta Warga Amerika Tinggalkan Iran dan Melarang Perjalanan ke Sana

28 Februari 2026 - 10:30 WIB

ANTARA News

Afghanistan Dilaporkan Melancarkan Operasi Baru Terhadap Pangkalan Militer Pakistan

27 Februari 2026 - 21:00 WIB

ANTARA News

Ramadhan di New York: Kehangatan Kebersamaan Menyusuri Musim Dingin

27 Februari 2026 - 18:30 WIB

ANTARA News

Putaran Ketiga Perundingan Nuklir Iran-AS di Jenewa Berakhir Tanpa Kesepakatan

27 Februari 2026 - 17:00 WIB

ANTARA News
Trending di Dunia