Danantara Gelar Groundbreaking Enam Proyek Hilirisasi Bernilai 7 Miliar Dolar AS Basarnas Lanjutkan Operasi Pencarian Korban Longsor di Pasirlangu Secara Terbatas IDAI: Indonesia Masih Butuh Sekitar 400 Konsultan Jantung Anak Kapten Togo: Skuad Muda Dibawa untuk Tantang Indonesia di Piala Davis Menteri PU Tekankan Penanganan Cepat Longsor di Aceh Tengah Menlu Sugiono: Traktat RI-Australia Bentuk Forum Konsultasi Keamanan

Politik

Komisi VII Dorong Kemenpar Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur Dasar

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Jakarta — Anggota DPR RI dari Komisi VII, Novita Hardini, mengimbau agar Kementerian Pariwisata menaruh perhatian lebih pada pembangunan infrastruktur dasar. Permintaan tersebut menekankan pentingnya penyiapan fasilitas dasar sebagai bagian dari upaya mendorong pengembangan sektor pariwisata.

Pernyataan Novita Hardini menggarisbawahi perlunya fokus pada aspek-aspek fundamental yang menjadi penopang aktivitas pariwisata. Dalam konteks ini, perhatian terhadap infrastruktur dasar dianggap relevan untuk menciptakan kondisi yang kondusif bagi tumbuhnya destinasi dan kegiatan pariwisata secara berkelanjutan.

Langkah meminta prioritas pada pembangunan infrastruktur merupakan bentuk penekanan terhadap peran fasilitas dasar dalam mendukung aksesibilitas, keselamatan, dan kenyamanan pengunjung serta masyarakat setempat. Penekanan semacam ini menempatkan infrastruktur sebagai salah satu faktor pendukung yang perlu mendapat perhatian khusus dalam perencanaan dan pelaksanaan program pariwisata.

Komunikasi dari anggota Komisi VII tersebut memberi signifikansi terhadap bagaimana aspek teknis dan fisik dilihat sebagai bagian tak terpisahkan dari kebijakan pengembangan pariwisata. Perhatian pada infrastruktur dasar juga menandai kebutuhan integrasi antara program-program pembangunan dan kebijakan sektor pariwisata agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas dan merata.

Sikap yang diungkapkan menyoroti bahwa penataan dan peningkatan fasilitas dasar menjadi bagian penting dalam menciptakan daya tarik, sekaligus meningkatkan kapasitas daerah untuk menyambut kunjungan. Hal ini dinilai terkait dengan upaya memperkuat pondasi agar pengembangan destinasi pariwisata dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Permintaan kepada Kementerian Pariwisata untuk memberi prioritas pada pembangunan infrastruktur dasar juga menggambarkan perhatian legislatif terhadap langkah-langkah yang bersifat jangka panjang dan fundamental. Fokus pada infrastruktur dasar dipandang dapat memperkuat kesiapan wilayah dalam memanfaatkan potensi pariwisata secara optimal.

Dengan menyoroti pembangunan infrastruktur dasar, perhatian Komisi VII mencerminkan harapan agar kebijakan dan program kementerian terkait dapat lebih menitikberatkan pada kebutuhan-prasarana yang menjadi dasar aktivitas pariwisata. Penekanan ini menekankan pentingnya sinergi antara perencanaan teknis, implementasi lapangan, dan kebijakan pendukung untuk mencapai hasil yang diharapkan.

Pernyataan tersebut menjadi bagian dari dialog publik mengenai prioritas pembangunan yang berkaitan dengan pengembangan sektor pariwisata. Isu ini juga menjadi pengingat akan peran infrastruktur dasar sebagai elemen krusial dalam membangun daya saing destinasi dan meningkatkan kualitas layanan bagi pengunjung.

Gambar ilustrasi terkait laporan ini menampilkan suasana yang relevan dengan topik infrastruktur dan pariwisata, yang menggambarkan konteks pembahasan antar pemangku kepentingan.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menlu Sugiono: Traktat RI-Australia Bentuk Forum Konsultasi Keamanan

6 Februari 2026 - 17:00 WIB

ANTARA News

Presiden Prabowo Menerima Kunjungan Kenegaraan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese

6 Februari 2026 - 10:30 WIB

Jadi Hakim MK, Adies Kadir Menyatakan Akan Menjauh dari Perkara Bertaut Golkar

5 Februari 2026 - 18:30 WIB

ANTARA News

Komisi VII DPR RI Gelar Pengawasan di Kawasan PIK 2 Tangerang

5 Februari 2026 - 11:30 WIB

ANTARA News

DPR Minta Titik Gerakan Pangan Murah Diperluas di Kawasan Terdampak Bencana

4 Februari 2026 - 21:31 WIB

ANTARA News
Trending di Politik