BBKSDA: Dua Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Wafat Akibat Virus Panleukopenia Mentan Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Menghadapi El Nino Godzilla Puncak Gelombang Kedua Arus Balik di Terminal Kampung Rambutan Diperkirakan Terjadi Minggu Jalan Kayu Mas Utara di Pulogadung Amblas, Mobilitas Pengendara Terganggu Sejak Lebaran Kesepakatan Inggris-Prancis 2023 Dikaitkan dengan Peningkatan Kematian Migran di Selat Inggris Dari Sampah Jadi Harapan: SATURUMA dan Pandawara Luncurkan Program CSR untuk Lingkungan

Ekonomi

Di WEF, Rosan: Investor Nilai Indonesia Miliki Pertumbuhan Ekonomi Stabil

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Rosan Roeslani: Investor Pandang Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Stabil

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, menyampaikan kepada peserta World Economic Forum (WEF) bahwa investor menilai Indonesia memiliki pertumbuhan ekonomi yang stabil. Pernyataan itu disampaikan sebagai bagian dari keterlibatannya di ajang ekonomi global tersebut.

Posisi Rosan
Sebagai pejabat yang membidangi investasi dan hilirisasi sekaligus memimpin BKPM, Rosan menyampaikan pandangan terkait persepsi pelaku pasar terhadap kondisi ekonomi nasional. Pandangan investor mengenai stabilitas pertumbuhan menjadi sorotan utama dalam pernyataannya di forum internasional tersebut.

Persepsi investor
Keterangan Rosan menunjukkan bahwa di mata sebagian investor, kondisi makroekonomi Indonesia dinilai menunjukkan stabilitas yang penting. Penilaian semacam ini umumnya menjadi indikator yang diperhatikan pelaku modal ketika menimbang peluang investasi di suatu negara.

Implikasi dan harapan
Menurut Rosan, pandangan positif dari investor mengenai stabilitas pertumbuhan diharapkan dapat memperkuat keyakinan pasar terhadap prospek ekonomi nasional. Persepsi stabilitas berpotensi mempengaruhi keputusan investasi, aliran modal, dan perencanaan jangka menengah oleh pelaku usaha, meski dampak riilnya tergantung pada kondisi dan kebijakan yang berjalan di dalam negeri.

Pembicaraan di forum
Di WEF, topik-topik seperti prospek ekonomi, iklim investasi, serta peran kebijakan pemerintahan kerap menjadi fokus pembahasan. Dalam konteks ini, pernyataan Rosan menggarisbawahi pentingnya menyampaikan pandangan pemerintah dan otoritas terkait kepada komunitas internasional untuk memperkuat komunikasi mengenai kondisi ekonomi Indonesia.

Konteks pernyataan
Pernyataan singkat dari Rosan mengangkat isu persepsi investor tanpa merinci data kuantitatif atau langkah kebijakan tertentu. Hal tersebut menempatkan fokus pada penilaian subyektif pelaku pasar terhadap stabilitas pertumbuhan, alih-alih pada angka-angka spesifik.

Penutup
Komentar Rosan di WEF menjadi bagian dari upaya komunikasi ekonomi Indonesia di panggung internasional. Dengan menyoroti pandangan investor bahwa pertumbuhan negara dinilai stabil, perhatian kini tertuju pada bagaimana pemerintah dan pihak terkait melanjutkan langkah-langkah untuk mempertahankan dan memperkuat kondisi tersebut demi menarik minat investasi berkelanjutan.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Mentan Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Menghadapi El Nino Godzilla

26 Maret 2026 - 18:00 WIB

ANTARA News

Interactive Brokers Buka Fasilitas Transfer Portofolio Kripto untuk Menekan Biaya dan Memperluas Akses Pasar

26 Maret 2026 - 09:00 WIB

ANTARA News

Harga Emas Pegadaian Menguat, UBS Rp2,862 Juta/gr dan Galeri24 Rp2,849 Juta/gr

26 Maret 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News

Rupiah Dapat Sentimen Positif dari Ekspektasi Gencatan Senjata AS–Iran

25 Maret 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

Furniture China 2026: Edisi Bersejarah yang Menyambungkan Desain dan Peluang Bisnis

25 Maret 2026 - 10:00 WIB

ANTARA News
Trending di Ekonomi