Bapanas Tegaskan Penyaluran 242 Ribu Ton Jagung Pakan pada Maret Masjid Berbentuk Kapal Pesiar, Masjid Al Fauzan di Nagari Katapiang Dibuka untuk Umum LDII Sumsel Luncurkan Program Pembersihan 326 Tempat Ibadah CENTCOM Tahan Komentar soal Dugaan Keterlibatan Pasukan dalam Serangan di Iran Polresta Malang Minta Warga Segera Lapor Jika Menemukan Dugaan Penimbunan Pangan Satpol PP Jaksel Akan Bongkar Lapangan Padel Tak Berizin di Cilandak

Hukum

Ketum KNPI Tekankan Peran Pemuda dalam Agenda Reformasi Polri

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Pemuda Diminta Ambil Peran dalam Reformasi Polri

Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Putri Khairunnisa, menegaskan pentingnya keterlibatan aktif pemuda dalam agenda reformasi Polri. Menurutnya, generasi muda memiliki posisi strategis sebagai bagian dari masyarakat sipil yang dapat memberi masukan konstruktif dan mengawal proses perubahan institusi kepolisian.

Peran strategis pemuda

Putri menilai keterlibatan pemuda bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk partisipasi nyata yang mampu mendorong transparansi dan akuntabilitas. Dengan keterlibatan tersebut, diharapkan suara kaum muda dapat menjembatani harapan publik terhadap penegakan hukum yang adil dan profesional.

Ragam bentuk partisipasi

Keterlibatan pemuda dapat diwujudkan dalam berbagai cara, mulai dari menyampaikan aspirasi melalui forum-forum publik, ikut serta dalam dialog kebijakan, hingga melakukan pengawasan atas pelaksanaan reformasi. Peran aktif ini juga penting dalam mengedukasi masyarakat tentang hak dan kewajiban terkait penegakan hukum.

Kolaborasi dengan berbagai pihak

Pemberdayaan pemuda dalam agenda reformasi Polri dinilai lebih efektif bila dilakukan bersama organisasi masyarakat, akademisi, dan pihak terkait lainnya. Sinergi tersebut diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi yang berbasis bukti dan kebutuhan nyata di lapangan.

Tujuan reformasi

Fokus utama dari reformasi yang didorong adalah terciptanya kepolisian yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, menghormati hak asasi, serta menjalankan tugasnya secara profesional. Dengan keterlibatan pemuda, proses reformasi diharapkan berjalan lebih terbuka dan mendapat legitimasi dari berbagai elemen masyarakat.

Pentingnya pengawasan dan penguatan kapasitas

Selain berperan menyuarakan aspirasi, pemuda juga perlu dilengkapi dengan pemahaman dan kemampuan agar partisipasi mereka efektif. Penguatan kapasitas melalui edukasi hak-hak hukum, metode advokasi, dan mekanisme pengawasan menjadi aspek penting agar kontribusi pemuda membawa dampak nyata.

Harapan terhadap proses reformasi

Dengan keterlibatan aktif pemuda, diharapkan proses reformasi Polri berjalan lebih inklusif dan akuntabel. Keterlibatan ini juga diharapkan dapat menjadi jaminan bahwa kebijakan dan praktik kepolisian ke depan selaras dengan nilai-nilai demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia.

Upaya mendorong partisipasi pemuda dalam agenda reformasi Polri merupakan bagian dari kontribusi masyarakat sipil untuk memperkuat tata kelola penegakan hukum. Menurut Putri Khairunnisa, keterlibatan generasi muda menjadi salah satu modal penting dalam mencapai institusi kepolisian yang lebih baik dan dipercaya publik.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Bea Cukai Jayapura Amankan 39.840 Batang Rokok Ilegal dalam Tiga Penindakan

27 Februari 2026 - 15:30 WIB

ANTARA News

Ibu Kandung NS Ajukan Perlindungan ke LPSK Usai Peristiwa di Sukabumi

27 Februari 2026 - 12:30 WIB

ANTARA News

DPR Desak Proses Hukum untuk ABK Fandi Ramadhan Berjalan Transparan dan Profesional

27 Februari 2026 - 11:30 WIB

ANTARA News

KPK Dalami Aliran Uang Terkait Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

27 Februari 2026 - 09:30 WIB

ANTARA News

Sepuluh Warga Belitung Korban TPPO Dipulangkan dari Myanmar, Sisanya Belum Kembali

26 Februari 2026 - 19:00 WIB

ANTARA News
Trending di Hukum