Kemendag: Kenaikan Harga Referensi CPO Dikaitkan dengan Permintaan India dan China KAI Tindaklanjuti Laporan Pelecehan Seksual pada Layanan Commuter Line dengan Bantuan CCTV Analytic Polairud Polres Penajam Ajak Warga Bersama Cegah Pencemaran Sampah Ratusan Polantas Diterjunkan Amankan Lalu Lintas pada Puncak Perayaan Imlek Nasional China Catat Kualitas Udara Terbaik Sejak Awal Pemantauan pada 2025 Pemprov Jatim Siapkan 17 Rute Bus dan Dua Rute Kapal untuk Program Mudik Gratis

Dunia

Hamas Setujui Kehadiran Pasukan Internasional untuk Pantau Gencatan Senjata di Gaza

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Seorang pejabat senior Hamas mengonfirmasi pada Kamis (11/12) bahwa faksi-faksi Palestina yang berada di Gaza telah memberikan persetujuan terhadap kehadiran pasukan internasional. Persetujuan ini diberikan dengan batasan yang jelas, yakni kehadiran pasukan tersebut hanya untuk tujuan memantau pelaksanaan gencatan senjata di wilayah Gaza.

Langkah ini menunjukkan respons dari Hamas dan faksi-faksi lain terhadap upaya menjaga kestabilan dan mencegah kembali terjadinya konflik yang lebih luas. Dengan adanya pasukan internasional sebagai pengawas, diharapkan situasi keamanan di Gaza dapat dipantau secara lebih objektif dan ketat serta gencatan senjata dapat bertahan dalam jangka panjang.

Keputusan ini mendapat perhatian dari komunitas internasional karena menjadi salah satu langkah strategis dalam proses perdamaian di kawasan yang selama ini sering terjadi ketegangan. Kehadiran pasukan internasional tidak dimaksudkan sebagai partisipasi militer, melainkan pengawasan ketat atas ketaatan semua pihak terhadap kesepakatan gencatan senjata.

Faksi-faksi di Gaza, khususnya Hamas, memahami pentingnya peran pengawasan independen untuk memperkuat kepercayaan antar pihak yang sedang bernegosiasi dan sekaligus memberikan jaminan perlindungan terhadap pelanggaran yang mungkin terjadi. Dengan demikian, misi pengawasan internasional ini diharapkan mendukung stabilitas jangka panjang di wilayah tersebut.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

China Catat Kualitas Udara Terbaik Sejak Awal Pemantauan pada 2025

28 Februari 2026 - 12:00 WIB

ANTARA News

Menlu AS Minta Warga Amerika Tinggalkan Iran dan Melarang Perjalanan ke Sana

28 Februari 2026 - 10:30 WIB

ANTARA News

Afghanistan Dilaporkan Melancarkan Operasi Baru Terhadap Pangkalan Militer Pakistan

27 Februari 2026 - 21:00 WIB

ANTARA News

Ramadhan di New York: Kehangatan Kebersamaan Menyusuri Musim Dingin

27 Februari 2026 - 18:30 WIB

ANTARA News

Putaran Ketiga Perundingan Nuklir Iran-AS di Jenewa Berakhir Tanpa Kesepakatan

27 Februari 2026 - 17:00 WIB

ANTARA News
Trending di Dunia