BBKSDA: Dua Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Wafat Akibat Virus Panleukopenia Mentan Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Menghadapi El Nino Godzilla Puncak Gelombang Kedua Arus Balik di Terminal Kampung Rambutan Diperkirakan Terjadi Minggu Jalan Kayu Mas Utara di Pulogadung Amblas, Mobilitas Pengendara Terganggu Sejak Lebaran Kesepakatan Inggris-Prancis 2023 Dikaitkan dengan Peningkatan Kematian Migran di Selat Inggris Dari Sampah Jadi Harapan: SATURUMA dan Pandawara Luncurkan Program CSR untuk Lingkungan

Warta Bumi

Pencarian Korban Longsor di Cisarua Dilanjutkan, 79 Orang Masih Hilang

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Pencarian Berlanjut di Cisarua

Pencarian korban bencana tanah longsor di kawasan Cisarua terus berlangsung. Hingga informasi terakhir, terdapat 79 orang yang tercatat sebagai hilang. Tim SAR gabungan melakukan upaya evakuasi setelah menemukan jenazah di Desa Pasirlangu, Cisarua.

Evakuasi dan Penanganan Korban

Petugas dari tim SAR gabungan tampak mengevakuasi jenazah yang ditemukan di lokasi longsor. Evakuasi dilakukan sebagai bagian dari upaya mengevakuasi korban yang terdampak dan menyingkirkan material yang menutupi area terdampak. Dokumentasi foto menunjukkan proses evakuasi tersebut berlangsung di Desa Pasirlangu.

Situasi di Lokasi

Desa Pasirlangu menjadi salah satu titik pencarian setelah peristiwa longsor terjadi. Tim yang terdiri atas berbagai unsur dikerahkan untuk melakukan pencarian serta evakuasi di area yang terdampak. Akses ke lokasi dan kondisi medan menjadi perhatian dalam pelaksanaan operasi, sementara pencarian untuk menemukan dan mengevakuasi korban terus dilanjutkan.

Upaya Terkoordinasi

Pencarian dilakukan secara terkoordinasi oleh tim SAR gabungan. Kehadiran berbagai unsur personnel bertujuan memperkuat upaya pencarian serta proses evakuasi di lapangan. Keberlanjutan operasi ini penting mengingat jumlah orang yang masih dilaporkan hilang mencapai puluhan.

Dampak dan Perhatian Publik

Peristiwa longsor ini menimbulkan perhatian dari masyarakat setempat dan pihak terkait. Kondisi keluarga korban dan masyarakat sekitar menjadi fokus utama dalam penanganan darurat setelah bencana. Bantuan dan koordinasi di tingkat lapangan diperlukan untuk memastikan proses pencarian dan penanganan korban berjalan seefektif mungkin.

Langkah Selanjutnya

Pencarian akan terus dilakukan sampai upaya menemukan semua korban yang masih hilang dapat diselesaikan atau sampai otoritas yang berwenang menyatakan situasi dapat dihentikan sesuai prosedur. Keberlanjutan operasi bergantung pada kondisi di lapangan dan koordinasi antarinstansi yang terlibat.

Catatan: Informasi yang disampaikan berdasarkan dokumentasi dan laporan yang tersedia dari lokasi Desa Pasirlangu, Cisarua, terkait proses evakuasi dan jumlah korban yang masih hilang.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BBKSDA: Dua Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Wafat Akibat Virus Panleukopenia

26 Maret 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

Dari Sampah Jadi Harapan: SATURUMA dan Pandawara Luncurkan Program CSR untuk Lingkungan

26 Maret 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News

BMKG Ingatkan Waspada Hujan Disertai Kilat dan Angin di Mayoritas Kota Besar

23 Maret 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News

IPB: Limbah Kelapa Sawit Berpeluang Diolah Jadi Produk Bernilai Tambah

22 Maret 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

Menteri Lingkungan Hidup Tegur Pengelola Terminal Kertonegoro karena Kebersihan Kurang

15 Maret 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News
Trending di Warta Bumi