Bapanas Tegaskan Penyaluran 242 Ribu Ton Jagung Pakan pada Maret Masjid Berbentuk Kapal Pesiar, Masjid Al Fauzan di Nagari Katapiang Dibuka untuk Umum LDII Sumsel Luncurkan Program Pembersihan 326 Tempat Ibadah CENTCOM Tahan Komentar soal Dugaan Keterlibatan Pasukan dalam Serangan di Iran Polresta Malang Minta Warga Segera Lapor Jika Menemukan Dugaan Penimbunan Pangan Satpol PP Jaksel Akan Bongkar Lapangan Padel Tak Berizin di Cilandak

Humaniora

IYCTC Tegaskan Rokok Perbesar Risiko Stunting saat Peringatan Hari Gizi Nasional

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

IYCTC Soroti Hubungan Rokok dan Risiko Stunting

Menandai peringatan Hari Gizi Nasional, Indonesian Youth Council for Tactical Changes (IYCTC) menekankan satu perhatian penting: rokok memiliki peran dalam memperburuk risiko stunting pada anak. Organisasi itu mendorong agar isu ini masuk dalam perhatian publik dan kebijakan terkait upaya perbaikan gizi.

Pesan Utama dan Imbauan

IYCTC menyampaikan pesan agar semua pihak memberikan perhatian serius terhadap dampak konsumsi tembakau terhadap kondisi gizi keluarga, khususnya anak. Dalam pernyataannya, lembaga pemuda ini mengajak pemangku kepentingan untuk meningkatkan kesadaran tentang kaitan antara perilaku merokok dan masalah pertumbuhan anak.

Pentingnya Perhatian Terpadu

Menurut IYCTC, penanggulangan stunting perlu pendekatan menyeluruh yang juga mempertimbangkan faktor-faktor lingkungan dan perilaku keluarga. Organisasi tersebut menilai bahwa upaya peningkatan status gizi anak tidak dapat lepas dari strategi yang mengatasi konsumsi rokok di tingkat rumah tangga dan komunitas.

Seruan untuk Meningkatkan Kesadaran

Dalam momentum Hari Gizi Nasional, IYCTC mengajak masyarakat luas untuk lebih peka terhadap faktor-faktor yang dapat memperburuk gizi anak. Mereka menggarisbawahi pentingnya edukasi publik agar keluarga memahami risiko yang berkaitan dengan rokok dan dampaknya terhadap upaya pemenuhan gizi optimal bagi anak.

Peran Berbagai Pihak

IYCTC juga menekankan perlunya keterlibatan berbagai pihak — dari organisasi masyarakat sipil hingga pembuat kebijakan — untuk mengintegrasikan perhatian terhadap konsumsi tembakau dalam program-program perbaikan gizi. Kolaborasi ini dianggap penting demi menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara sehat.

Menjaga Fokus pada Gizi Anak

Peringatan Hari Gizi Nasional menjadi momen untuk menegaskan kembali komitmen kolektif terhadap pemenuhan kebutuhan gizi anak. Menurut IYCTC, memahami dan menangani faktor-faktor tambahan seperti rokok merupakan bagian dari upaya menjaga agar anak-anak dapat mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal.

Gambar: Ilustrasi peringatan Hari Gizi Nasional yang menampilkan kegiatan atau pesan terkait isu gizi dan kesehatan masyarakat.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

LDII Sumsel Luncurkan Program Pembersihan 326 Tempat Ibadah

28 Februari 2026 - 20:30 WIB

ANTARA News

Polres Temanggung Ajak Murid TK Kunjungi Panti, Tekankan Pentingnya Empati Sejak Dini

27 Februari 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News

Cahaya 1.008 Dipa dan Irama Damaru Mewarnai Malam di Candi Prambanan

27 Februari 2026 - 11:00 WIB

ANTARA News

Kemendikdasmen dan BPS Bersinergi Perkuat Ketepatan Data Pendidikan

27 Februari 2026 - 08:30 WIB

ANTARA News

Kemensos Perkuat Manajemen Guru Sekolah Rakyat Lewat Pelatihan

26 Februari 2026 - 19:30 WIB

ANTARA News
Trending di Humaniora