Sulawesi Tenggara Terima Alokasi Tambahan 10.000 Hektar Cetak Sawah Baru Festival Sepak Bola Rakyat di Palu: Coaching Clinic untuk SSB Fasilitas Air Minum Siap Saji Akan Hadir di Jalur Sudirman-Thamrin Peran Bahasa dalam Menyatukan Budaya di Purwokerto Sabar dan Reza Bawa Indonesia Samakan Skor Melawan Thailand PT PAL dan IKI Bangun Kapal Pinisi untuk Penguatan Sektor Maritim Sulsel

Humaniora

Mantan Pemain Judi Daring Erwin Erlani Ungkap Kerugian Rp800 Juta dan Keputusan Berhenti

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Kisah Mantan Pemain Judi Daring

Seorang mantan pemain judi daring, Erwin Erlani, membuka pengalaman pribadinya yang berujung pada kerugian finansial besar dan keputusan untuk berhenti. Dalam keterangannya, Erwin menyebutkan bahwa total kerugian yang dialaminya mencapai Rp800 juta.

Kerugian yang Mendorong Perubahan

Jumlah yang ia sebutkan menjadi titik balik dalam cerita yang dibagikannya. Menurut Erwin, besaran kerugian itu menjadi faktor utama yang memaksanya menimbang kembali keterlibatan dalam permainan judi daring dan akhirnya mengambil keputusan untuk menghentikannya.

Mengungkap Pengalaman

Erwin membagikan kisahnya sebagai bentuk keterbukaan mengenai dampak yang dapat timbul dari keterlibatan dalam aktivitas perjudian secara daring. Dalam pengakuannya, pengalaman tersebut menunjukkan konsekuensi finansial yang serius yang ia alami.

Pesan dari Pengalaman Pribadi

Dengan berbicara mengenai kerugian yang dialami, Erwin menyampaikan pengalamannya sebagai cerita pribadi. Ia memilih untuk berhenti setelah menyadari besarnya kerugian yang terjadi. Cerita ini menjadi catatan pengalaman yang dibagikan ke publik.

Dokumentasi Visual

Gambar yang menyertai berita menggambarkan sosok yang disebutkan dalam laporan. Foto tersebut dapat diakses melalui tautan gambar yang tersedia sebagai bagian dari pemberitaan.

Catatan: Artikel ini disusun berdasarkan pengakuan mantan pemain judi daring yang disebutkan dalam laporan sumber. Semua informasi yang disajikan merujuk pada pernyataan yang tercantum dalam laporan tersebut.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Peran Bahasa dalam Menyatukan Budaya di Purwokerto

27 April 2026 - 10:01 WIB

ANTARA News

Program Makan Bergizi Gratis Kini Menjangkau Lansia dan Penyandang Disabilitas

24 Maret 2026 - 09:00 WIB

ANTARA News

Makna Hari Raya dalam Memperkuat Fungsi Keluarga

23 Maret 2026 - 19:00 WIB

ANTARA News

Lebaran dan Kewajiban untuk Bahagia: Antara Tradisi dan Harapan

23 Maret 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News

Kemnaker Hapus Batasan Tahun Kelulusan untuk Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1

22 Maret 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News
Trending di Humaniora