Pakar: Tema Keketuaan D8 RI Cerminkan Kepekaan terhadap Perubahan Global Baznas RI dan Angkasa Malaysia Sepakati Pemberdayaan Umat melalui Koperasi Masjid Prospek Perundingan Nuklir AS-Iran Dinilai Sulit Diprediksi Iran Tegaskan Lindungi Kepentingan Nasional dan Utamakan Diplomasi untuk Perdamaian Regional Menengok Persiapan Warga China Sambut Tahun Baru Imlek Peneliti BRIN Temukan Bakteri dengan Potensi Antikanker di Tanah Kunyit

Lifestyle

Merawat Cucu Dikaitkan dengan Manfaat Kognitif di Usia Lanjut, Studi Besar Menemukan

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Jakarta — Sebuah studi besar terbaru menunjukkan adanya keterkaitan antara peran kakek-nenek dalam merawat cucu dan kondisi kognitif di masa lanjut usia. Hasil penelitian itu mengindikasikan bahwa keterlibatan dalam pengasuhan cucu berkaitan dengan manfaat kognitif bagi kakek-nenek pada periode kehidupan yang lebih tua.

Penelitian yang menjadi dasar laporan ini menelaah hubungan antara aktivasi peran keluarga dan perubahan kemampuan kognitif pada orang lanjut usia. Menurut temuan yang dilaporkan, kelompok kakek-nenek yang rutin merawat cucu menunjukkan pola penurunan fungsi kognitif yang berbeda jika dibandingkan dengan mereka yang tidak mengambil peran pengasuhan.

Meski studi ini digambarkan sebagai ‘besar’ dalam cakupan peserta dan data yang dianalisis, para peneliti mengingatkan agar hasilnya dipahami sebagai temuan yang bersifat pengamatan. Hal ini berarti hubungan yang ditemukan belum serta-merta membuktikan adanya hubungan sebab-akibat langsung; namun, hasil tersebut menimbulkan perhatian terkait peran sosial dan aktivitas sehari-hari dalam menjaga kesehatan otak pada usia lanjut.

Makna temuan bagi keluarga dan masyarakat

Hasil penelitian ini menyoroti pentingnya interaksi antargenerasi dan keterlibatan keluarga dalam kehidupan sehari-hari lansia. Keterlibatan dalam pengasuhan dapat menjadi salah satu bentuk aktivitas sosial dan rutinitas yang memberi rangsangan mental bagi kakek-nenek. Bagi sebagian keluarga, peran ini juga merefleksikan adanya dukungan timbal balik antaranggota keluarga dalam pemenuhan kebutuhan perawatan anak serta peran sosial lansia.

Pembaca diimbau untuk melihat temuan ini sebagai salah satu bukti yang mendukung diskusi lebih luas tentang bagaimana aktivitas sosial dan peran keluarga dapat memengaruhi kesejahteraan lansia. Di saat yang sama, keputusan untuk merawat cucu adalah pilihan pribadi yang dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk kondisi kesehatan, ketersediaan waktu, dan dinamika keluarga.

Catatan untuk interpretasi hasil

Para peneliti menekankan bahwa hasil kajian ini perlu dibaca dengan hati-hati. Karena desain penelitian bersifat pengamatan, masih diperlukan investigasi lanjutan untuk memahami mekanisme yang mendasari keterkaitan tersebut dan untuk memastikan apakah pengasuhan cucu benar-benar memberi efek positif langsung pada fungsi kognitif atau jika faktor lain turut berperan.

Selain itu, pengalaman merawat cucu dapat sangat beragam antara keluarga satu dan lainnya. Faktor-faktor seperti intensitas pengasuhan, durasi, kondisi kesehatan kakek-nenek, serta konteks sosial dan ekonomi keluarga semuanya berpotensi memengaruhi dampak yang dirasakan.

Secara keseluruhan, penelitian ini menambah wacana mengenai pentingnya keterlibatan sosial dan peran keluarga dalam menopang kualitas hidup lansia. Temuan tersebut mendorong perlunya kajian lebih jauh yang dapat memperjelas bagaimana aktivitas sehari-hari dan relasi antargenerasi dapat berkontribusi pada kesehatan kognitif di usia tua.

Sumber gambar: Antara

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Cafe Jamu Indonesia Perkenalkan Filosofi Jamu lewat ‘Jamu Experience Cafe’ yang Kekinian

6 Februari 2026 - 10:00 WIB

ANTARA News

ShopeeFood Deals Februari: Mie Gacoan Rp1, Live Streaming Keliling Jakarta, dan Beragam Hadiah

6 Februari 2026 - 09:30 WIB

ANTARA News

KoenoKoeni Hotel Semarang Tawarkan Penginapan Bernuansa Warisan Budaya

3 Februari 2026 - 08:30 WIB

ANTARA News

Suasana Meriah Festival Teh di Toronto Dalam Rangka Perayaan Imlek

1 Februari 2026 - 14:30 WIB

ANTARA News

Desain Busana Berkelanjutan dan Arah Industri Kreatif Indonesia

26 Januari 2026 - 11:00 WIB

ANTARA News
Trending di Lifestyle