Sulawesi Tenggara Terima Alokasi Tambahan 10.000 Hektar Cetak Sawah Baru Festival Sepak Bola Rakyat di Palu: Coaching Clinic untuk SSB Fasilitas Air Minum Siap Saji Akan Hadir di Jalur Sudirman-Thamrin Peran Bahasa dalam Menyatukan Budaya di Purwokerto Sabar dan Reza Bawa Indonesia Samakan Skor Melawan Thailand PT PAL dan IKI Bangun Kapal Pinisi untuk Penguatan Sektor Maritim Sulsel

Ekonomi

Meski Terkena Banjir, Bulog Karawang Tetap Serap 2.500 Ton Gabah per Hari pada Januari 2026

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Bulog Karawang Serap Gabah 2.500 Ton per Hari di Tengah Banjir

Perum Bulog Kantor Cabang Kabupaten Karawang, Jawa Barat, melaporkan aktivitas penyerapan gabah kering panen tetap berjalan sepanjang Januari 2026, yakni mencapai sekitar 2.500 ton per hari meskipun wilayah setempat dilanda banjir. Pernyataan ini disampaikan oleh pihak Bulog sebagai penjelasan mengenai kondisi pengadaan di awal tahun.

Operasi panen dan penyerapan

Menurut penjelasan kantor cabang tersebut, penyerapan gabah kering panen berlangsung selama Januari 2026 dengan jumlah harian yang relatif tinggi. Keterangan ini menegaskan bahwa proses pengumpulan bahan pangan pokok dilakukan meskipun terjadi gangguan lingkungan berupa banjir yang melanda sebagian wilayah Karawang.

Dinamika di lapangan

Adanya banjir bukan menghalangi upaya pengadaan, namun situasi lapangan tentu mempengaruhi pelaksanaan teknis. Bulog Cabang Karawang menyampaikan bahwa kegiatan serap gabah tetap berlangsung dengan skala yang disebutkan untuk menjaga pasokan dan fungsi stabilisasi pangan di tingkat daerah.

Peran Bulog cabang

Kantor cabang Bulog di Kabupaten Karawang menjadi ujung tombak pelaksanaan penyerapan gabah kering panen pada periode pelaporan tersebut. Pernyataan resmi dari pihak cabang memberikan gambaran bahwa lembaga ini aktif melakukan pengadaan komoditas beras di tengah tantangan cuaca dan banjir.

Implikasi terhadap pasokan

Penyerapan gabah dalam jumlah yang signifikan selama Januari 2026 membantu memastikan aliran komoditas padi dari petani menuju gudang dan rantai distribusi. Pernyataan Bulog Cabang Karawang menunjukkan upaya menjaga ketersediaan bahan pangan pokok walau terjadi bencana alam yang berpotensi mengganggu kegiatan produksi dan logistik.

Pentingnya pemantauan kondisi

Kondisi banjir mengharuskan pemantauan ketat terhadap mutu dan proses penanganan gabah kering panen. Meski begitu, pernyataan dari Bulog Cabang Kabupaten Karawang menegaskan bahwa aktivitas serap tetap dilakukan dengan jumlah harian yang dilaporkan.

Keterangan resmi sebagai sumber informasi

Informasi tentang penyerapan harian tersebut berasal langsung dari Perum Bulog Kantor Cabang Kabupaten Karawang. Pernyataan tersebut menjadi rujukan mengenai bagaimana lembaga pengelola cadangan pangan nasional melakukan tugasnya di tengah tantangan alam yang sedang terjadi di wilayah itu.

Gambar terkait laporan ini dapat dilihat pada sumber resmi berita yang menyertakan dokumentasi kegiatan di lapangan.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PT PAL dan IKI Bangun Kapal Pinisi untuk Penguatan Sektor Maritim Sulsel

26 April 2026 - 16:02 WIB

ANTARA News

Ketua MPR RI Dukung Inisiatif Ekonomi Kreatif di Banyumas

26 April 2026 - 14:00 WIB

ANTARA News

DPR Dorong Kebijakan Terpadu untuk Stabilitas Rupiah

25 April 2026 - 14:01 WIB

ANTARA News

Anggota DPR: Sinergi Antarprovinsi Penting untuk Perekonomian Sumatera

24 April 2026 - 12:47 WIB

ANTARA News

Mentan Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Menghadapi El Nino Godzilla

26 Maret 2026 - 18:00 WIB

ANTARA News
Trending di Ekonomi