IRGC Konfirmasi Peluncuran Gelombang Pertama Serangan Roket ke Israel Indonesia dan Mimpi Kolektif Negara D-8: Menopang Harap dari Posisi Menunggu BI: Kapasitas Penyaluran Kredit Masih Longgar, Didorong untuk Percepat Pertumbuhan Pengamat Dorong Tetap Dibukanya Opsi Transit Saat Diskon Tiket Pesawat untuk Mudik Toyota Perbarui Yaris dan Yaris Cross 2026 dengan Peningkatan Teknologi Kemendag: Kenaikan Harga Referensi CPO Dikaitkan dengan Permintaan India dan China

Humaniora

Menhaj Pastikan Batas Pangkat Petugas Haji Daerah hingga Eselon IV

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Menhaj Tegaskan Batas Pangkat Petugas Haji Daerah

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf memastikan bahwa petugas haji daerah (PHD) akan dibatasi pada pangkat maksimal setingkat eselon IV. Pernyataan ini menegaskan adanya aturan mengenai jenjang kepegawaian bagi petugas yang bertugas mendampingi jamaah di tingkat daerah.

Keputusan tersebut disampaikan oleh Menhaj sebagai bagian dari upaya penataan struktur petugas haji di daerah. Dengan batasan pangkat ini, diharapkan ada keseragaman dalam penunjukan jabatan serta kejelasan dalam pembagian tugas antara pejabat pusat dan daerah.

Penetapan tingkat maksimal eselon IV untuk PHD menekankan bahwa posisi yang menjalankan fungsi pelayanan haji di daerah tetap berada pada level tertentu dalam birokrasi. Hal ini dimaksudkan agar pelaksanaan tugas operasional dan koordinasi dapat berjalan sesuai peran yang diharapkan tanpa tumpang tindih kewenangan.

Sikap tegas dari pimpinan kementerian ini juga menjadi sinyal bagi instansi terkait di daerah untuk menyesuaikan pengangkatan dan mutasi aparatur yang akan ditempatkan sebagai petugas haji. Pengaturan ini berkaitan dengan upaya pembinaan dan pengelolaan sumber daya manusia yang menangani penyelenggaraan haji di tingkat lokal.

Meski demikian, rincian teknis bagaimana mekanisme pelaksanaan kebijakan tersebut, termasuk langkah-langkah administratif yang harus ditempuh oleh pemerintah daerah dan unit kerja terkait, belum diuraikan secara rinci dalam keterangan awal. Para pihak yang berkepentingan diharapkan mengikuti ketentuan resmi yang dikeluarkan kementerian untuk memastikan kesesuaian dalam penerapan di lapangan.

Penetapan pangkat maksimal bagi PHD merupakan bagian dari kebijakan yang lebih luas mengenai penyelenggaraan layanan haji. Langkah-langkah penataan seperti ini biasanya dimaksudkan untuk memperjelas peran dan tanggung jawab, sehingga proses pelayanan kepada calon jamaah dan jamaah haji dapat dikelola dengan teratur dan profesional.

Lebih jauh, keputusan tersebut menjadi acuan bagi koordinasi lintas-instansi di daerah yang berkaitan dengan persiapan, pendampingan, dan penanganan kebutuhan jamaah haji. Penyesuaian kepegawaian di tingkat lokal akan menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan oleh pemerintah daerah agar sesuai dengan pedoman kementerian.

Menteri Haji dan UmrahPernyataan Menhaj ini dipandang penting dalam konteks penataan administrasi penyelenggaraan ibadah haji. Dengan pengaturan jenjang jabatan yang lebih jelas, diharapkan peran petugas haji daerah menjadi lebih fokus pada pelaksanaan tugas teknis dan pelayanan langsung kepada jamaah.

Untuk langkah selanjutnya, sejumlah pihak terkait akan menunggu pedoman resmi dari kementerian yang memuat ketentuan lengkap mengenai implementasi pembatasan pangkat tersebut, serta tata cara penyesuaian di tingkat daerah.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polres Temanggung Ajak Murid TK Kunjungi Panti, Tekankan Pentingnya Empati Sejak Dini

27 Februari 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News

Cahaya 1.008 Dipa dan Irama Damaru Mewarnai Malam di Candi Prambanan

27 Februari 2026 - 11:00 WIB

ANTARA News

Kemendikdasmen dan BPS Bersinergi Perkuat Ketepatan Data Pendidikan

27 Februari 2026 - 08:30 WIB

ANTARA News

Kemensos Perkuat Manajemen Guru Sekolah Rakyat Lewat Pelatihan

26 Februari 2026 - 19:30 WIB

ANTARA News

Human Initiative Buka Kembali Program “Qurban Early Bird” untuk Memperluas Jangkauan

26 Februari 2026 - 09:30 WIB

ANTARA News
Trending di Humaniora