Bogor Tertibkan 63 Billboard Sepanjang 2025, Kota Dinilai ‘Bebas Sampah Visual’ Iran Nyatakan Siap Mengurangi Pengayaan Uranium Secara Bersyarat Pemerintah Matangkan Program MBG untuk Lansia, Fokus pada Usia 75 Tahun ke Atas Danantara Perkuat Persiapan Proyek Bioetanol di PG Glenmore, Jawa Timur Pemkot Semarang Tekankan Pengelolaan Sampah Harus Libatkan Lintas OPD Simulasi Al-Quran Bahasa Isyarat dari Indonesia Menarik Perhatian Pengunjung di Mesir

Dunia

China Tetapkan Target 28 Juta Fasilitas Pengisian Daya hingga 2027

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Beijing, Antara — Otoritas di Tiongkok dilaporkan telah mengumumkan sasaran ambisius untuk memperluas jaringan pengisian daya, dengan target mencapai total 28 juta fasilitas pada tahun 2027.

Informasi mengenai sasaran tersebut disampaikan oleh pihak berwenang dan dilaporkan oleh media, namun rincian rinci tentang bagaimana target itu akan dicapai, termasuk pembagian antara stasiun pengisian publik dan fasilitas privat, jadwal pelaksanaan, serta sumber pendanaan, belum diungkapkan secara lengkap dalam berita awal.

Skala target

Angka 28 juta fasilitas menunjukkan ambisi skala besar dari pembuat kebijakan di Tiongkok untuk memperluas infrastruktur pengisian daya dalam jangka waktu beberapa tahun ke depan. Target ini ditetapkan untuk dicapai pada 2027, menandakan periode perencanaan dan pembangunan yang relatif singkat untuk sebuah program infrastruktur nasional berskala luas.

Penjelasan resmi dan informasi yang belum tersedia

Dalam laporan yang ada, otoritas terkait disebutkan telah menetapkan angka target, tetapi detail pelaksanaan yang biasanya menyertai pengumuman semacam ini — seperti pembagian tanggung jawab antar tingkat pemerintahan, mekanisme insentif, standar teknis, dan rencana pemeliharaan — tidak dipaparkan secara rinci. Berita tersebut juga tidak memberikan data tambahan mengenai kondisi awal jaringan pengisian saat ini atau capaian yang sudah ada.

Potensi implikasi

Sasaran ambisius ini, sebagaimana dilaporkan, akan memerlukan koordinasi lintas sektoral, perencanaan lokasi, serta investasi dalam pemasangan dan operasi fasilitas. Tingkat keberhasilan pelaksanaan nantinya akan bergantung pada sejumlah faktor operasional dan administratif, termasuk kemampuan untuk menyelaraskan kebijakan nasional dan lokal, serta kesiapan pihak swasta dan publik untuk berpartisipasi dalam pembangunan jaringan tersebut.

Keterangan tambahan dan konteks pelaporan

Berita mengenai target 28 juta fasilitas pengisian daya disebarkan melalui publikasi media. Sejauh ini, laporan awal belum menyertakan pernyataan rinci dari kementerian atau badan pemerintah yang bertanggung jawab, sehingga publikasi berikutnya kemungkinan akan diperlukan untuk memperjelas aspek teknis dan waktu pelaksanaan.

Gambar yang menyertai laporan awal memperlihatkan suasana terkait topik infrastruktur, namun tidak memuat penjelasan tambahan yang merinci rencana operasional. Sampai ada informasi resmi lebih lanjut, angka target tersebut menjadi indikator arah kebijakan yang akan diikuti oleh otoritas setempat.

Catatan: Artikel ini didasarkan pada laporan yang melaporkan penetapan target oleh otoritas Tiongkok dan tidak menambahkan data baru di luar informasi yang dipublikasikan dalam sumber berita awal.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Iran Nyatakan Siap Mengurangi Pengayaan Uranium Secara Bersyarat

3 Februari 2026 - 21:00 WIB

ANTARA News

Kendala Teknis Menghambat Masuk Anggota Komite Administratif Gaza Melalui Rafah

2 Februari 2026 - 15:30 WIB

ANTARA News

Pemerintah RI Prihatin atas Serangan di Gaza, Akan Bawa ke Dewan Perdamaian

2 Februari 2026 - 11:00 WIB

ANTARA News

Jerman Kecam Keputusan Iran Menetapkan Militer Uni Eropa sebagai Organisasi Teroris

2 Februari 2026 - 10:30 WIB

ANTARA News

Sistem Pemeriksaan Perbatasan China–Vietnam Tingkatkan Efisiensi Logistik Sejak Awal 2026

1 Februari 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News
Trending di Dunia