Bogor Tertibkan 63 Billboard Sepanjang 2025, Kota Dinilai ‘Bebas Sampah Visual’ Iran Nyatakan Siap Mengurangi Pengayaan Uranium Secara Bersyarat Pemerintah Matangkan Program MBG untuk Lansia, Fokus pada Usia 75 Tahun ke Atas Danantara Perkuat Persiapan Proyek Bioetanol di PG Glenmore, Jawa Timur Pemkot Semarang Tekankan Pengelolaan Sampah Harus Libatkan Lintas OPD Simulasi Al-Quran Bahasa Isyarat dari Indonesia Menarik Perhatian Pengunjung di Mesir

Ekonomi

BPS: Inflasi Tahunan Januari 2026 Catatkan Level Tertinggi Sejak Mei 2023

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Inflasi Tahunan Januari 2026 Tercatat Paling Tinggi Sejak Mei 2023

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Ateng Hartono, menyampaikan bahwa tingkat inflasi tahunan pada Januari 2026 mencatatkan angka tertinggi sejak Mei 2023. Pernyataan ini menegaskan adanya lonjakan tingkat harga yang dibandingkan secara tahunan.

Pernyataan resmi dari BPS

Ateng Hartono, yang bertugas memaparkan data di bidang distribusi dan jasa, mengumumkan hasil pengukuran inflasi tahunan untuk periode Januari 2026. Dia menekankan bahwa capaian tersebut merupakan titik tertinggi dalam perbandingan tahunan sejak catatan yang dibuat pada Mei 2023.

Makna inflasi tahunan

Inflasi tahunan menggambarkan perubahan tingkat harga barang dan jasa selama satu tahun terakhir dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya. Kenaikan pada ukuran ini menunjukkan bahwa rata-rata harga konsumen cenderung lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

Konteks historis

Keterangan BPS bahwa posisi Januari 2026 merupakan yang tertinggi sejak Mei 2023 memberikan konteks temporal yang menunjukkan bahwa dalam rentang waktu tersebut tingkat kenaikan harga relatif lebih rendah dibanding titik yang kini dicapai. Pernyataan ini juga menjadi rujukan bagi pemangku kepentingan untuk melihat perkembangan inflasi dalam perspektif jangka menengah.

Relevansi bagi publik dan pengambil kebijakan

Informasi mengenai pencatatan inflasi tahunan penting bagi berbagai pihak. Bagi rumah tangga, pergerakan inflasi berpengaruh pada daya beli dan perencanaan pengeluaran. Bagi pelaku usaha, data tersebut membantu dalam merencanakan strategi harga dan operasional. Sementara bagi pembuat kebijakan, termasuk otoritas moneter dan fiskal, indikator ini menjadi salah satu pertimbangan dalam merumuskan kebijakan yang relevan.

Pemantauan berkelanjutan

BPS secara rutin mengumpulkan dan mengolah data harga untuk menyusun angka inflasi. Hasil pengukuran yang dipublikasikan menjadi sumber informasi utama bagi masyarakat luas. Pernyataan Ateng Hartono menandai keterbukaan institusi statistik dalam menyampaikan perkembangan indikator ekonomi yang berdampak luas.

Penutup

Pencatatan inflasi tahunan Januari 2026 sebagai yang tertinggi sejak Mei 2023 merupakan sinyal yang diharapkan dapat ditelaah lebih lanjut oleh para pemangku kepentingan. BPS tetap menjadi rujukan utama untuk data resmi, dan pernyataan pejabatnya, seperti yang disampaikan oleh Ateng Hartono, menjadi acuan awal bagi publik untuk memahami arah dinamika harga saat ini.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Danantara Perkuat Persiapan Proyek Bioetanol di PG Glenmore, Jawa Timur

3 Februari 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

BPH Migas Dorong Penyusunan Peta Jalan FSRU untuk Perkuat Pasokan Gas di Jawa Timur

3 Februari 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News

PNM Layani 22,9 Juta Nasabah di Lebih dari 60 Ribu Desa, Catatkan Jangkauan Luas

3 Februari 2026 - 15:30 WIB

ANTARA News

BPKN Pantau dan Siap Bantu Konsumen Menanggapi Rumor Penutupan Tokopedia

3 Februari 2026 - 14:00 WIB

ANTARA News

BPS Catat Penurunan Harga Komoditas di Tiga Provinsi Sumatra Pascabencana

2 Februari 2026 - 19:30 WIB

ANTARA News
Trending di Ekonomi