Bogor Tertibkan 63 Billboard Sepanjang 2025, Kota Dinilai ‘Bebas Sampah Visual’ Iran Nyatakan Siap Mengurangi Pengayaan Uranium Secara Bersyarat Pemerintah Matangkan Program MBG untuk Lansia, Fokus pada Usia 75 Tahun ke Atas Danantara Perkuat Persiapan Proyek Bioetanol di PG Glenmore, Jawa Timur Pemkot Semarang Tekankan Pengelolaan Sampah Harus Libatkan Lintas OPD Simulasi Al-Quran Bahasa Isyarat dari Indonesia Menarik Perhatian Pengunjung di Mesir

Metro

Pramono Pastikan Pembangunan Polder dan Rumah Pompa Daan Mogot Dilaksanakan Optimal

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Gubernur Tekankan Pelaksanaan Pekerjaan yang Optimal

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan komitmennya agar pembangunan sistem polder dan rumah pompa di kawasan Daan Mogot berjalan secara optimal. Pernyataan itu disampaikan terkait upaya penanganan infrastruktur pengendalian air yang sedang dilakukan di salah satu titik di Jakarta.

Dalam keterangannya, Pramono menyampaikan pentingnya pelaksanaan proyek yang sesuai dengan rencana teknis dan waktu pelaksanaan, termasuk kewaspadaan terhadap proses pengawasan dan kualitas pekerjaan lapangan. Ia menekankan perlunya perhatian serius terhadap aspek teknis agar fungsi sistem polder dan rumah pompa dapat memenuhi tujuan utama pembangunan tersebut.

Fokus pada Fungsi Sistem

Proyek yang dimaksud adalah pembangunan sistem polder dan rumah pompa di Daan Mogot. Pekerjaan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengelola aliran dan penanganan air di wilayah perkotaan yang padat. Menurut pemeriksaan dan penegasan gubernur, tahap pelaksanaan dan kesiapan fasilitas harus dapat menjalankan fungsinya sebagaimana direncanakan.

Pramono juga menyoroti kebutuhan koordinasi antar-pihak terkait selama proses konstruksi dan uji coba. Pengelolaan proyek yang melibatkan berbagai instansi dan kontraktor diharapkan tetap terpantau agar setiap tahap dapat diselesaikan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Pengawasan dan Kepastian Kinerja

Pemerintah daerah, menurut pernyataan gubernur, berkewajiban memastikan semua komponen sistem bekerja secara terpadu saat dioperasikan nantinya. Pengawasan meliputi aspek teknis, kualitas bahan, sekaligus kesiapan operasional rumah pompa setelah pembangunan selesai. Hal ini penting untuk mengetahui apakah sistem dapat diandalkan ketika menghadapi kondisi kritis.

Selain itu, gubernur menilai bahwa komunikasi antara pemangku kepentingan perlu terus dijaga. Laporan berkala dan evaluasi lapangan menjadi bagian dari proses untuk memastikan seluruh pekerjaan memenuhi standar yang diharapkan.

Harapan terhadap Hasil Pembangunan

Dengan penegasan tersebut, pemerintah provinsi menunjukkan perhatian pada upaya peningkatan infrastruktur kota yang berhubungan dengan pengendalian air. Pelaksanaan yang optimal diharapkan dapat memberikan hasil sesuai dengan tujuan perencanaan. Pihak terkait diminta tetap bertanggung jawab sampai tahap akhir pekerjaan.

Gambar yang menyertai laporan ini menggambarkan kondisi di lokasi pembangunan, yang menjadi salah satu fokus pemantauan pejabat terkait di Jakarta.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Bogor Tertibkan 63 Billboard Sepanjang 2025, Kota Dinilai ‘Bebas Sampah Visual’

3 Februari 2026 - 21:30 WIB

ANTARA News

Pemprov dan DPRD DKI Susun Raperda Pangan untuk Menjamin Ketersediaan dan Keamanan Pangan

3 Februari 2026 - 11:00 WIB

ANTARA News

Wamendagri Minta Warga Antisipasi Potensi Kemacetan Akibat Rakornas di Sentul

1 Februari 2026 - 18:00 WIB

ANTARA News

Wakapolda Metro Jaya: SPKT dan Unit Lalu Lintas Jadi Garda Terdepan Pelayanan Publik

1 Februari 2026 - 16:30 WIB

ANTARA News

BMKG Prediksi Hujan Selimuti Sebagian Jakarta pada Minggu Siang

1 Februari 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News
Trending di Metro