Gubernur Tekankan Pelaksanaan Pekerjaan yang Optimal
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan komitmennya agar pembangunan sistem polder dan rumah pompa di kawasan Daan Mogot berjalan secara optimal. Pernyataan itu disampaikan terkait upaya penanganan infrastruktur pengendalian air yang sedang dilakukan di salah satu titik di Jakarta.
Dalam keterangannya, Pramono menyampaikan pentingnya pelaksanaan proyek yang sesuai dengan rencana teknis dan waktu pelaksanaan, termasuk kewaspadaan terhadap proses pengawasan dan kualitas pekerjaan lapangan. Ia menekankan perlunya perhatian serius terhadap aspek teknis agar fungsi sistem polder dan rumah pompa dapat memenuhi tujuan utama pembangunan tersebut.
Fokus pada Fungsi Sistem
Proyek yang dimaksud adalah pembangunan sistem polder dan rumah pompa di Daan Mogot. Pekerjaan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengelola aliran dan penanganan air di wilayah perkotaan yang padat. Menurut pemeriksaan dan penegasan gubernur, tahap pelaksanaan dan kesiapan fasilitas harus dapat menjalankan fungsinya sebagaimana direncanakan.
Pramono juga menyoroti kebutuhan koordinasi antar-pihak terkait selama proses konstruksi dan uji coba. Pengelolaan proyek yang melibatkan berbagai instansi dan kontraktor diharapkan tetap terpantau agar setiap tahap dapat diselesaikan sesuai standar yang telah ditetapkan.
Pengawasan dan Kepastian Kinerja
Pemerintah daerah, menurut pernyataan gubernur, berkewajiban memastikan semua komponen sistem bekerja secara terpadu saat dioperasikan nantinya. Pengawasan meliputi aspek teknis, kualitas bahan, sekaligus kesiapan operasional rumah pompa setelah pembangunan selesai. Hal ini penting untuk mengetahui apakah sistem dapat diandalkan ketika menghadapi kondisi kritis.
Selain itu, gubernur menilai bahwa komunikasi antara pemangku kepentingan perlu terus dijaga. Laporan berkala dan evaluasi lapangan menjadi bagian dari proses untuk memastikan seluruh pekerjaan memenuhi standar yang diharapkan.
Harapan terhadap Hasil Pembangunan
Dengan penegasan tersebut, pemerintah provinsi menunjukkan perhatian pada upaya peningkatan infrastruktur kota yang berhubungan dengan pengendalian air. Pelaksanaan yang optimal diharapkan dapat memberikan hasil sesuai dengan tujuan perencanaan. Pihak terkait diminta tetap bertanggung jawab sampai tahap akhir pekerjaan.
Gambar yang menyertai laporan ini menggambarkan kondisi di lokasi pembangunan, yang menjadi salah satu fokus pemantauan pejabat terkait di Jakarta.
Foto: ANTARA News






