Anggota DPRD Jabar Serukan Penanganan Cepat terhadap Kerusakan Sekolah
Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Aten Munajat, menegaskan bahwa kerusakan pada bangunan sekolah tidak boleh dibiarkan berlangsung lama. Pernyataan itu mengingatkan pentingnya respons yang cepat terhadap kondisi fisik sekolah demi menjamin keselamatan peserta didik dan kualitas proses pembelajaran.
Menurut Aten Munajat, bangunan yang mengalami kerusakan berpotensi menimbulkan risiko bagi penghuni sekolah dan dapat mengganggu aktivitas belajar mengajar. Karena itu, kondisi gedung yang memprihatinkan perlu mendapat perhatian serius dari pihak-pihak terkait agar tidak berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
Fokus pada Keselamatan dan Kelangsungan Pendidikan
Kekhawatiran terhadap keselamatan menjadi salah satu alasan utama mengapa perbaikan bangunan sekolah harus segera dilakukan. Ruang kelas, fasilitas penunjang, dan struktur bangunan yang rusak dapat menghambat proses pendidikan sehari-hari dan menimbulkan rasa tidak aman bagi murid, guru, dan tenaga kependidikan.
Penanganan cepat terhadap kerusakan juga penting untuk menjaga kontinuitas pembelajaran. Perbaikan yang tidak segera dilakukan berpotensi memaksa kegiatan belajar dipindah atau terhambat, sehingga menurunkan efektivitas pengajaran dan pembelajaran.
Langkah-langkah yang Perlu Diperhatikan
Meski pernyataan tersebut tidak merinci langkah konkret, ada beberapa pendekatan yang umumnya relevan ketika menghadapi masalah fisik pada fasilitas pendidikan. Langkah awal yang sering ditempuh adalah melakukan inventarisasi kondisi gedung untuk menentukan tingkat kerusakan dan prioritas perbaikan. Hasil inventarisasi menjadi dasar perencanaan dan penganggaran untuk tindakan perbaikan.
Selain itu, koordinasi antar-pemangku kepentingan perlu diperkuat. Sekolah, dinas terkait, dan lembaga pemerintahan daerah memiliki peran masing-masing dalam menjamin fasilitas pendidikan layak pakai. Peran serta masyarakat dan komite sekolah juga kerap menjadi bagian dari solusi dalam memantau dan membantu perbaikan fasilitas.
Perbaikan Berkelanjutan dan Pencegahan
Upaya penanganan kerusakan tidak hanya sekadar perbaikan sesaat, tetapi juga perlu diikuti oleh langkah pencegahan dan pemeliharaan rutin. Pemeriksaan berkala terhadap kondisi bangunan dan pemeliharaan terjadwal dapat mengurangi risiko kerusakan yang lebih serius di kemudian hari.
Perencanaan jangka panjang yang mencakup anggaran pemeliharaan dan penggantian fasilitas yang sudah tidak layak lagi menjadi hal penting untuk memastikan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi seluruh civitas sekolah.
Penutup
Pernyataan Aten Munajat mengingatkan bahwa perbaikan terhadap bangunan sekolah bukan masalah yang bisa ditunda. Menjaga kondisi fisik sekolah agar tetap layak merupakan bagian dari upaya memastikan keselamatan dan kualitas pendidikan bagi generasi pelajar. Tindakan cepat, koordinasi yang baik, serta perencanaan berkelanjutan menjadi kunci untuk mengatasi masalah tersebut.
Foto: ANTARA News






