Polres Ogan Ilir Bekuk Komplotan Pencuri Emas ’23 Suku’ Kongres AS Akan Meninjau Dokumen Epstein Tanpa Sensor Pekan Depan Persija Pinjamkan Ryo Matsumura untuk Putaran Kedua BRI Super League 2025/2026 China Dorong AS Lanjutkan Kesepakatan Pengendalian Senjata Nuklir dengan Rusia Wamendes Ajak Pendamping, Kepala Desa, dan Warga Ikut Gerakan Indonesia ASRI KPK Perluas Pemeriksaan: Telaah Keterlibatan Pimpinan PN Depok Sebelum I Wayan Eka Mariarta

Hukum

KPK Beri Tahu Mahkamah Agung Sebelum Menahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

KPK Sampaikan Surat ke Mahkamah Agung Sebelum Penahanan Pejabat PN Depok

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyampaikan bahwa pihaknya mengirimkan surat kepada Mahkamah Agung (MA) sebelum melakukan penahanan terhadap Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok. Pernyataan tersebut disampaikan oleh KPK sebagai bagian dari penjelasan mengenai langkah yang diambil dalam proses penanganan perkara yang melibatkan pejabat pengadilan tersebut.

Langkah komunikasi antar lembaga

Menurut keterangan resmi yang disampaikan oleh KPK, institusi itu sempat mengirimkan surat kepada MA. Surat itu dikemukakan sebelum tindakan penahanan dilakukan terhadap dua pejabat di lingkungan PN Depok. Keterangan resmi KPK menegaskan bahwa pengiriman surat tersebut merupakan bagian dari rangkaian komunikasi yang dilakukan sebelum penegakan lebih lanjut.

Subjek penahanan

Langkah penahanan yang dilakukan menyasar Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Depok. Informasi mengenai penahanan ini sebelumnya juga disertai dengan dokumentasi foto yang menunjukkan suasana terkait penindakan oleh KPK di lingkungan peradilan setempat.

Reaksi dan perhatian publik

Pernyataan KPK yang mengonfirmasi pengiriman surat kepada Mahkamah Agung ini menarik perhatian publik dan berbagai pihak yang menaruh perhatian pada upaya penegakan hukum. Masyarakat dan pengamat hukum mengamati proses komunikasi antar lembaga penegak hukum dan lembaga peradilan dalam konteks penanganan perkara yang melibatkan pejabat pengadilan.

Catatan proses

KPK menegaskan bahwa pengiriman surat kepada MA terjadi sebelum tindakan penahanan. Pernyataan ini menjadi bagian dari penyampaian informasi resmi lembaga mengenai tahapan yang ditempuh pada saat memproses perkara tersebut.

Peristiwa ini menempatkan sorotan pada hubungan kerja dan mekanisme koordinasi antara Komisi Pemberantasan Korupsi dan institusi peradilan tertinggi, dalam hal ini Mahkamah Agung, terutama ketika tindakan penegakan dilakukan terhadap aparat peradilan.

Gambar terkait

Sebuah foto yang beredar dan terlampir dalam pemberitaan menampilkan suasana yang berkaitan dengan kegiatan penahanan oleh KPK terhadap pejabat PN Depok. Foto tersebut menjadi dokumentasi visual dari perkembangan terakhir yang dilaporkan oleh pihak-pihak terkait.

Informasi selengkapnya mengenai kronologi, dasar penahanan, dan langkah hukum berikutnya akan mengikuti berdasarkan penjelasan resmi dari KPK dan institusi terkait. Sampai saat ini, pernyataan resmi KPK yang menegaskan pengiriman surat kepada Mahkamah Agung sebelum penahanan menjadi bagian penting dari narasi penanganan perkara ini.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polres Ogan Ilir Bekuk Komplotan Pencuri Emas ’23 Suku’

7 Februari 2026 - 12:00 WIB

ANTARA News

KPK Perluas Pemeriksaan: Telaah Keterlibatan Pimpinan PN Depok Sebelum I Wayan Eka Mariarta

7 Februari 2026 - 09:30 WIB

ANTARA News

Pemkab Kotawaringin Timur Menang Gugatan Terkait Pengelolaan Parkir Elektronik oleh PPM

6 Februari 2026 - 11:30 WIB

ANTARA News

KPK Lakukan OTT Keenam 2026 di Kota Depok, Jawa Barat

5 Februari 2026 - 21:01 WIB

ANTARA News

ESDM Banten: Penambangan Ilegal di Mancak Tidak Memenuhi Standar Keselamatan

5 Februari 2026 - 19:30 WIB

ANTARA News
Trending di Hukum