Palangka Raya, Kalteng — Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif, Yovie Widianto, mengimbau generasi muda di Kalimantan Tengah untuk memanfaatkan teknologi sebagai alat utama dalam mempercepat perkembangan ekonomi kreatif di wilayah tersebut.
Teknologi sebagai pendorong peluang
Yovie menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam berbagai tahapan proses kreatif, mulai dari pengembangan ide, produksi, hingga pemasaran. Menurutnya, kemampuan memanfaatkan alat dan platform digital membuka peluang bagi pelaku budaya dan kreatif lokal untuk menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan daya saing produk.
Dalam konteks pengembangan sumber daya manusia, dorongan untuk menguasai keterampilan digital dianggap krusial. Generasi muda, yang umumnya lebih adaptif terhadap inovasi teknologi, diharapkan dapat mengambil peran sentral dalam transformasi ini dengan mempelajari aspek-aspek teknis maupun strategi pemasaran berbasis digital.
Peluang dan tantangan
Pemanfaatan teknologi menawarkan sejumlah manfaat potensial, antara lain akses pasar yang lebih luas, efisiensi dalam proses produksi, serta kemampuan untuk menampilkan karya kreatif melalui berbagai saluran digital. Namun, transisi ini juga diiringi tantangan, seperti kebutuhan akan pelatihan keterampilan, infrastruktur yang memadai, serta pemahaman tentang tata kelola usaha kreatif yang berkelanjutan.
Oleh karena itu, peran komunitas lokal, institusi pendidikan, dan pihak terkait dianggap penting untuk menciptakan ekosistem yang mendukung. Langkah-langkah kolaboratif dinilai diperlukan untuk memastikan bahwa generasi muda mendapat dukungan dalam bentuk pengetahuan, akses teknologi, dan peluang pemasaran yang realistis.
Peran generasi muda
Generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi pengguna pasif teknologi, tetapi juga mengambil inisiatif untuk mengembangkan konten, produk, dan layanan kreatif yang berakar pada budaya lokal. Kreativitas yang digabungkan dengan pemahaman teknologi dapat menjadi modal utama untuk mempertahankan identitas daerah sekaligus memasuki pasar nasional maupun internasional.
Selain itu, pembentukan jaringan antar pelaku kreatif serta kolaborasi dengan pelaku usaha lain dapat memperkuat posisi produk kreatif Kalteng di pasar. Kerja sama antar komunitas kreatif memungkinkan berbagi sumber daya, pengalaman, dan strategi pemasaran digital yang efektif.
Langkah ke depan
Imbauan tersebut menekankan bahwa pengembangan ekonomi kreatif memerlukan perhatian berkelanjutan. Penguatan kapasitas melalui pendidikan dan pelatihan, peningkatan akses terhadap teknologi, serta upaya membangun pasar yang inklusif merupakan beberapa aspek yang perlu difokuskan untuk mendukung tumbuhnya sektor ini di Kalteng.
Dengan pendekatan yang terstruktur dan dukungan berbagai pihak, pemanfaatan teknologi oleh generasi muda berpotensi menjadi katalisator bagi kemajuan ekonomi kreatif di Kalimantan Tengah, serta berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.
Foto: ANTARA News






