Sebanyak 13 personel relawan dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Pramuka Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) turut ambil bagian dalam membantu proses persiapan lahan hunian sementara (huntara) bagi korban bencana banjir di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya solidaritas dan kerja sama antar daerah yang bertujuan untuk meringankan beban warga yang terdampak banjir hebat di Sumbar. Kehadiran para relawan ini diharapkan dapat mempercepat penyediaan tempat tinggal sementara yang layak bagi para korban.
Para relawan Tagana dan Pramuka dari Kalsel bekerja secara sukarela dengan melakukan berbagai aktivitas termasuk membersihkan dan menyiapkan lokasi lahan agar siap digunakan sebagai area pembangunan huntara. Pekerjaan tersebut meliputi penataan dan perataan tanah, sehingga lokasi menjadi kondusif untuk digunakan sebagai tempat tinggal sementara.
Keterlibatan relawan dari daerah lain seperti Kalsel menunjukkan soliditas dan kepedulian antar wilayah dalam menghadapi bencana alam. Bantuan ini sangat penting supaya para korban banjir dapat segera memiliki hunian yang aman dan nyaman, sementara mereka menata kembali kehidupan pascabencana.
Bencana banjir yang melanda Sumbar mengakibatkan kerusakan infrastruktur dan kehilangan tempat tinggal bagi warga setempat. Oleh karena itu, pembangunan huntara menjadi salah satu langkah strategis untuk memastikan para korban mendapatkan perlindungan tempat tinggal sementara selama proses pemulihan berlangsung.
Kegiatan ini juga sekaligus menjadi bentuk latihan dan pengalaman bagi para relawan dalam menghadapi situasi darurat bencana, sekaligus meningkatkan kapasitas mereka dalam pengelolaan bencana di masa depan.
Foto: ANTARA News






