Produser Jerry Bruckheimer Konfirmasi Penyiapan Sekuel Film ‘F1’ KUR dan Tantangan Pembiayaan untuk Masa Depan Ekonomi Kreatif Dirjen SPSK Kemenkeu, Masyita Crystallin, Dimutasikan ke Danantara Rupiah Menguat Tipis di Awal Perdagangan, Pasar Menanti Data Inflasi AS Memahami Karakter Tahun Kuda Api: Semangat Optimisme dan Keberanian Pengunjung Muslim Memasuki Kompleks Masjid Dome of the Rock di Kota Tua Yerussalem

Humaniora

Batuk dan demam berulang pada anak bisa jadi tanda penyakit jantung bawaan, kata ahli

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Waspadai Batuk dan Demam Berulang pada Anak

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, konsultan kardiologi pediatrik dan penyakit jantung bawaan, dr. Asmoko Resta, mengingatkan orang tua untuk lebih peka terhadap gejala berulang pada anak, khususnya batuk dan panas tubuh yang terus muncul.

Menurut dr. Asmoko, kejadian demam dan batuk yang sering dialami anak tidak selalu semata akibat infeksi pernapasan biasa. Dalam beberapa kondisi, keluhan yang berulang dapat menjadi petunjuk adanya masalah struktural pada jantung sejak lahir yang memerlukan penilaian lebih lanjut oleh tenaga medis spesialis.

Pentingnya Deteksi Dini

Penemuan dini kelainan jantung bawaan dapat memengaruhi penatalaksanaan dan hasil jangka panjang bagi anak. Oleh karena itu, dr. Asmoko menganjurkan agar orang tua membawa anak ke fasilitas kesehatan bila gejala seperti batuk dan demam muncul berulang atau tidak kunjung membaik setelah pengobatan standar.

Pemeriksaan lanjutan oleh dokter yang berpengalaman di bidang kardiologi pediatrik memungkinkan identifikasi lebih tepat terhadap penyebab gejala tersebut. Langkah ini juga membantu menentukan intervensi yang tepat sesuai kondisi masing-masing anak.

Apa yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Orang tua disarankan memantau frekuensi dan pola munculnya gejala, termasuk respons terhadap pengobatan serta adanya tanda lain yang menyertai. Mencatat riwayat kesehatan sejak lahir dan perkembangan anak dapat membantu dokter dalam proses diagnosis.

Selain itu, komunikasi yang jelas antara orang tua dan tenaga kesehatan penting untuk memastikan langkah pemeriksaan dan perawatan yang tepat waktu. Bila perlu, rujukan ke spesialis jantung anak dapat mempercepat penanganan yang sesuai.

Peran Tim Medis dan Layanan Kesehatan

Dr. Asmoko menekankan bahwa deteksi dan tindak lanjut melibatkan kerja sama berbagai pihak dalam sistem pelayanan kesehatan, mulai dari tenaga kesehatan dasar hingga spesialis. Ketersediaan layanan rujukan dan pemeriksaan lanjutan menjadi kunci untuk memastikan diagnosis yang akurat.

Dengan pendekatan yang sistematis, anak yang terdiagnosis dengan kelainan jantung bawaan dapat memperoleh penanganan sedini mungkin, yang pada banyak kasus berdampak positif terhadap kualitas hidup dan perkembangan anak.

Pesan untuk Orang Tua

Kesimpulannya, batuk dan demam yang sering berulang pada anak perlu mendapat perhatian lebih dari orang tua. Bila muncul kekhawatiran, konsultasikan dengan tenaga kesehatan untuk mendapatkan penilaian menyeluruh dan tindakan lanjutan bila diperlukan, terutama dari dokter spesialis kardiologi pediatrik.

Gambar: Ilustrasi dari sumber pemberitaan.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

DPR Dorong Promosi Cagar Budaya Banyuwangi Lebih Masif

12 Februari 2026 - 21:00 WIB

ANTARA News

BKKBN Aceh Latih Relawan Dalam Dukungan Psikososial untuk Pemulihan Pascabencana

12 Februari 2026 - 20:30 WIB

ANTARA News

Kemendagri Dorong Rumah Ibadah Berperan sebagai Pusat Ekonomi dan Sosial

12 Februari 2026 - 14:30 WIB

ANTARA News

BPJPH Laporkan 2.340 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Telah Bersertifikat Halal

12 Februari 2026 - 12:30 WIB

ANTARA News

Mendes: Masjid Desa Harus Berfungsi sebagai Pusat Pemberdayaan dan Penguatan SDM

11 Februari 2026 - 17:00 WIB

ANTARA News
Trending di Humaniora