Bank Artha Graha dan Artha Graha Peduli Gulirkan Baksos di Sejumlah Wihara Jakarta Barat Momen Langka: Kuda Przewalski Tampak di Pusat Penangkaran Gansu sebagai Simbol Harapan Pertamina Paparkan “Pertamina Beyond Energy” sebagai Wujud Kepemimpinan untuk Ketahanan Energi dan Komitmen Lingkungan Korlantas Polri Tegaskan Informasi Pemutihan Pajak Kendaraan 5–28 Februari Adalah Hoaks Kapolri Tegaskan Indonesia Tetap Stabil di Tengah Gejolak Global Wagub Jateng: Program Speling Percepat Akses Dokter Spesialis di Desa

Nusantara

Satgas MBG: Penerima Manfaat Program di Lampung Capai 2,7 Juta Jiwa

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Satgas MBG Laporkan 2,7 Juta Penerima Manfaat di Lampung

Ketua Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) Provinsi Lampung, Saipul, menyatakan bahwa jumlah penerima manfaat program tersebut di wilayah Lampung mencapai sekitar 2,7 juta jiwa. Pernyataan ini menegaskan skala distribusi bantuan yang dilakukan lewat inisiatif MBG di provinsi tersebut.

Makan Bergizi Gratis merupakan program yang bertujuan menyediakan akses terhadap makanan bergizi secara gratis, sesuai dengan nama inisiatifnya. Menurut Saipul, data penerima manfaat tersebut mencerminkan cakupan program di daerah, yang telah menjangkau berbagai lapisan masyarakat.

Angka 2,7 juta jiwa yang dikemukakan Satgas MBG memberikan gambaran tentang besarnya jangkauan program di Lampung. Meski demikian, rincian lebih lanjut mengenai distribusi, kelompok penerima, atau periode pelaporan tidak disertakan dalam keterangan yang disampaikan secara singkat oleh Saipul.

Pernyataan resmi dari pimpinan Satgas ini menjadi salah satu acuan publik terkait implementasi MBG di tingkat provinsi. Informasi tentang jumlah penerima manfaat biasanya menjadi ukuran untuk menilai seberapa luas intervensi sosial dan nutrisi dapat menjangkau komunitas yang membutuhkan.

Program yang menitikberatkan pada penyediaan makanan bergizi biasanya dimaksudkan untuk menjawab persoalan kecukupan gizi dan akses pangan, namun detail teknis pelaksanaan seperti sumber pendanaan, mitra pelaksana, maupun mekanisme distribusi tidak diuraikan dalam keterangan singkat yang dirilis.

Saipul menyampaikan angka capaian tersebut sebagai bagian dari pemantauan pelaksanaan program di level provinsi. Kondisi di lapangan, tantangan operasional, serta upaya penyempurnaan pelaksanaan program memerlukan pemaparan lebih komprehensif yang idealnya disertai data terperinci dan pelaporan berkala.

Publik dan pemangku kepentingan yang berkepentingan dengan program semacam MBG kerap menantikan informasi tambahan yang menjelaskan dampak program terhadap kondisi gizi masyarakat serta efektivitas penyaluran bantuan. Informasi semacam itu penting untuk evaluasi dan perencanaan berkelanjutan.

Sementara itu, dokumentasi visual yang menyertai keterangan resmi—seperti foto kegiatan atau distribusi—dapat memperkaya pemahaman publik mengenai pelaksanaan di lapangan. Gambar terkait laporan ini tersedia bersamaan dengan informasi yang dirilis.

Dengan disampaikannya jumlah penerima manfaat, Satgas MBG di Lampung memberi gambaran awal tentang skala program. Untuk mendapatkan pandangan menyeluruh tentang capaian dan tantangan, dibutuhkan laporan yang lebih rinci dari pihak terkait.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wagub Jateng: Program Speling Percepat Akses Dokter Spesialis di Desa

14 Februari 2026 - 15:30 WIB

ANTARA News

Dirjen BMKG Bidang Gempa dan Tsunami Ajukan Pengunduran Diri dan Pensiun Dini

14 Februari 2026 - 14:30 WIB

ANTARA News

Basarnas Perkuat Jejaring Relawan SAR Melalui Jambore Nasional di Nusantara

14 Februari 2026 - 12:30 WIB

ANTARA News

SPPG Polres Penajam Diperkuat 47 Penjamah Makanan untuk Menyalurkan Menu MBG

14 Februari 2026 - 10:00 WIB

ANTARA News

Polres Ponorogo Gunakan Reog untuk Sosialisasi Tertib Lalu Lintas

13 Februari 2026 - 19:30 WIB

ANTARA News
Trending di Nusantara