Bank Artha Graha dan Artha Graha Peduli Gulirkan Baksos di Sejumlah Wihara Jakarta Barat Momen Langka: Kuda Przewalski Tampak di Pusat Penangkaran Gansu sebagai Simbol Harapan Pertamina Paparkan “Pertamina Beyond Energy” sebagai Wujud Kepemimpinan untuk Ketahanan Energi dan Komitmen Lingkungan Korlantas Polri Tegaskan Informasi Pemutihan Pajak Kendaraan 5–28 Februari Adalah Hoaks Kapolri Tegaskan Indonesia Tetap Stabil di Tengah Gejolak Global Wagub Jateng: Program Speling Percepat Akses Dokter Spesialis di Desa

Ekonomi

Anggota Komisi IV DPR Tegaskan Stok Beras Nasional Aman Menjelang Ramadhan

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Stok Beras Nasional Dinilai Aman Menjelang Ramadhan

Firman Soebagyo, anggota Komisi IV DPR RI, menyatakan bahwa stok beras nasional berada dalam kondisi aman menjelang bulan suci Ramadhan. Pernyataan ini disampaikan sebagai upaya memberikan kepastian kepada masyarakat mengenai ketersediaan pangan pokok selama periode yang biasanya mengalami peningkatan permintaan.

Pernyataan dari legislator tersebut menekankan pentingnya rasa tenang bagi masyarakat menjelang momen yang kerap diikuti dengan peningkatan aktivitas konsumsi. Dengan menyampaikan bahwa persediaan beras masih memadai, DPR melalui pernyataan anggota Komisi IV berusaha meredakan kekhawatiran publik mengenai kemungkinan kelangkaan atau gangguan pasokan.

Tujuan Pernyataan

Pernyataan Firman Soebagyo bertujuan memberikan kepastian dan menjaga kepercayaan publik terhadap ketersediaan pangan pokok. Menjelang Ramadhan, tradisi dan pola konsumsi masyarakat biasanya berubah, sehingga pemberian informasi mengenai kondisi stok menjadi penting untuk menghindari kepanikan atau spekulasi yang dapat memengaruhi pasar.

Informasi semacam ini juga berfungsi sebagai sinyal bagi berbagai pihak terkait, baik konsumen maupun pelaku usaha, bahwa pasokan barang kebutuhan pokok masih berada pada tingkat yang aman. Kepastian pasokan dapat mendorong stabilitas pasar dan meminimalkan potensi gangguan distribusi yang bisa berdampak pada harga dan ketersediaan barang di tingkat ritel.

Peran Pengawasan dan Komunikasi Publik

Sebagai anggota Komisi IV DPR RI, Firman menyampaikan informasi tersebut dalam rangka fungsi pengawasan legislatif terhadap sektor-sektor yang berkaitan dengan ketahanan pangan. Komunikasi publik mengenai kondisi stok menjadi bagian penting dari upaya menjaga stabilitas sosial dan ekonomi, terutama menjelang periode yang sensitif bagi pemenuhan kebutuhan pangan.

Meskipun pernyataan menegaskan kondisi aman, komunikasi berkelanjutan dari pemerintah dan pemangku kepentingan terkait tetap diperlukan untuk memastikan situasi tetap terpantau dan responsif terhadap perubahan permintaan atau potensi gangguan pasokan.

Imbas bagi Masyarakat

Bagi masyarakat, pernyataan ini diharapkan dapat menenangkan konsumen dan mengurangi risiko perilaku pembelian berlebihan yang kadang terjadi ketika muncul kekhawatiran akan kelangkaan. Kepastian mengenai stok juga memberi kesempatan bagi pelaku usaha dan distributor untuk merencanakan distribusi dan operasional tanpa tekanan dramatis dari fluktuasi permintaan yang tiba-tiba.

Secara keseluruhan, penegasan mengenai kecukupan stok beras menjelang Ramadhan merupakan langkah komunikasi penting yang memberikan rasa aman serta mendorong koordinasi antar-pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas pasokan pangan pokok.

Foto: Firman Soebagyo, Anggota Komisi IV DPR RI

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pertamina Paparkan “Pertamina Beyond Energy” sebagai Wujud Kepemimpinan untuk Ketahanan Energi dan Komitmen Lingkungan

14 Februari 2026 - 17:00 WIB

ANTARA News

BEI, KSEI dan OJK Dorong Penyesuaian Free Float serta Keterbukaan Data untuk Tingkatkan Kepercayaan Investor

14 Februari 2026 - 11:00 WIB

ANTARA News

PIHPS Catat Harga Bawang Merah Rp44.350/kg dan Cabai Rawit Merah Rp76.500/kg

14 Februari 2026 - 10:30 WIB

ANTARA News

BCA Sesuaikan Jadwal Operasional Cabang selama Libur Imlek 2026

14 Februari 2026 - 09:30 WIB

ANTARA News

Cathay Financial Percepat Ekspansi Regional dengan Portofolio Lengkap dan Talenta Unggul

13 Februari 2026 - 16:30 WIB

ANTARA News
Trending di Ekonomi