Kabar Hukum Kemarin: KPK Dalami Dugaan Rangkap Jabatan Mulyono, Penegakan terhadap Oknum Polri Ditegaskan Gustavo Almeida Antar Persija Raih Kemenangan 1-0 atas Bali United di Kandang Polres Garut Terapkan Sistem Satu Arah untuk Mengurai Kemacetan di Jalur Garut–Bandung Dejan Antonic: Agresivitas Barisan Belakang Arema Jadi Kendala Bagi Penyerang Semen Padang Bayern Konfirmasi Manuel Neuer Alami Robek Serat Otot, Absen Diperkirakan Tiga Pekan Bank Saqu Luncurkan Sunrise Society Vol.4 “The Circle” untuk Menarik Nasabah Generasi Produktif

Humaniora

Undana dan Saint Louis College Filipina Jalin Kolaborasi Riset Mobilitas Akademik Antarnegara

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Undana dan SLC Bentuk Kerja Sama Riset Mobilitas Akademik Antarnegara

Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Nusa Tenggara Timur, dan Saint Louis College (SLC) of San Fernando, Filipina, telah menjalin kerja sama untuk melakukan riset terkait mobilitas akademik antarnegara. Inisiatif ini menandai langkah kerjasama internasional kedua institusi dalam bidang penelitian pendidikan dan mobilitas sivitas akademika.

Ruang lingkup penelitian

Topik yang diangkat berfokus pada mobilitas akademik antarnegara, sebuah bidang kajian yang mencakup perpindahan mahasiswa, dosen, dan peneliti melintasi batas negara untuk tujuan belajar, mengajar, atau penelitian. Penelitian semacam ini biasanya menelaah faktor pendorong dan penghambat mobilitas, pola kolaborasi institusional, serta implikasinya terhadap pengembangan kapasitas akademik.

Manfaat kolaborasi

Kolaborasi riset antarperguruan tinggi dari dua negara berbeda diharapkan dapat memperkaya perspektif ilmiah melalui perbandingan kondisi, pengalaman, dan praktik di kedua institusi. Studi lintas-negara juga berpotensi menghasilkan data yang lebih representatif untuk memahami dinamika mobilitas akademik di kawasan regional.

Metode dan pendekatan penelitian

Dalam konteks umum, penelitian mobilitas akademik antarnegara dapat memakai berbagai metode, antara lain kajian literatur, survei, wawancara mendalam, studi kasus institusi, dan analisis kebijakan. Pendekatan multidisipliner sering digunakan untuk menangkap aspek sosial, budaya, kebijakan, dan ekonomi yang memengaruhi mobilitas akademik.

Signifikansi bagi pendidikan tinggi

Temuan dari riset semacam ini dapat memberikan wawasan bagi pengambil kebijakan di perguruan tinggi dan pemerintah mengenai cara meningkatkan kualitas dan akses mobilitas akademik, memperkuat jaringan penelitian, serta memperbaiki mekanisme kerja sama internasional. Selain itu, penelitian lintas-negara dapat membantu perguruan tinggi merancang program yang lebih responsif terhadap kebutuhan mahasiswa dan peneliti.

Langkah ke depan

Kerja sama antara Undana dan SLC membuka peluang untuk pertukaran pengetahuan dan pengalaman akademik. Keberlanjutan kolaborasi tersebut umumnya bergantung pada komitmen institusional, sumber daya, dan rencana penelitian yang jelas. Dengan dasar kerja sama riset ini, kedua pihak dapat membangun pondasi untuk kegiatan ilmiah yang lebih luas di masa mendatang.

Gambar terkait: dokumentasi kegiatan Universitas Nusa Cendana.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kirab Budaya Grebeg Sudiro di Pasar Gede Solo: Wajah Akulturasi Jawa–Tionghoa

15 Februari 2026 - 18:00 WIB

ANTARA News

Warga Tapanuli Selatan Gelar Munggahan Menyambut Ramadhan Pasca-Bencana, Baznas Salurkan 10 Sapi

15 Februari 2026 - 13:30 WIB

ANTARA News

Aerial Lion Dance Memukau di Danau Senayan: Warna dan Gerak Mengisi Perayaan Imlek 2577 Kongzili

14 Februari 2026 - 20:30 WIB

ANTARA News

Menteri Arifah Kecam Keras Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Perempuan di Boyolali

14 Februari 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

Bank Artha Graha dan Artha Graha Peduli Gulirkan Baksos di Sejumlah Wihara Jakarta Barat

14 Februari 2026 - 18:00 WIB

ANTARA News
Trending di Humaniora