Sulawesi Tenggara Terima Alokasi Tambahan 10.000 Hektar Cetak Sawah Baru Festival Sepak Bola Rakyat di Palu: Coaching Clinic untuk SSB Fasilitas Air Minum Siap Saji Akan Hadir di Jalur Sudirman-Thamrin Peran Bahasa dalam Menyatukan Budaya di Purwokerto Sabar dan Reza Bawa Indonesia Samakan Skor Melawan Thailand PT PAL dan IKI Bangun Kapal Pinisi untuk Penguatan Sektor Maritim Sulsel

Nusantara

Tim SAR Banyuwangi Evakuasi Pendaki yang Terjatuh dan Mengalami Patah Kaki di Gunung Rante

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan di Banyuwangi, Jawa Timur, berhasil melakukan evakuasi terhadap seorang pendaki yang mengalami kecelakaan di Gunung Rante. Pendaki tersebut dilaporkan terjatuh dan mengalami patah kaki, sehingga memerlukan penanganan dan evakuasi dari lokasi.

Peristiwa ini menuai respons cepat dari tim SAR gabungan yang bertugas di wilayah tersebut. Upaya evakuasi diarahkan untuk menjamin keselamatan korban dan membawa pendaki dari lokasi kecelakaan menuju titik yang lebih aman untuk tindakan lanjutan. Kondisi medan di Gunung Rante menjadi faktor yang harus diperhitungkan oleh tim saat melakukan operasi penyelamatan.

Evakuasi dilakukan oleh personel SAR gabungan yang mengerahkan sumber daya dan kemampuan mereka untuk mengevakuasi pendaki yang mengalami patah kaki. Langkah-langkah yang diambil bertujuan meminimalkan risiko cedera tambahan pada korban selama proses pemindahan dari area terpencil di gunung tersebut.

Insiden ini mengingatkan pentingnya kesiagaan dan koordinasi antarinstansi dalam operasi penyelamatan di kawasan pegunungan. Keberhasilan evakuasi menunjukkan peran aktif tim SAR setempat dalam merespons kejadian darurat yang menimpa para pendaki di wilayah Banyuwangi.

Foto terkait peristiwa ini memperlihatkan kondisi tim di lapangan saat menjalankan tugas evakuasi. Gambar tersebut menjadi dokumentasi dari upaya penyelamatan yang dilakukan di Gunung Rante dan memperlihatkan bagaimana tim bekerja di medan yang menantang.

Kasus kecelakaan pendaki seperti ini menyoroti sejumlah aspek keselamatan di area pendakian, termasuk kesiapan fisik, perlengkapan, dan pengetahuan tentang medan. Di sisi lain, keberadaan tim SAR gabungan berfungsi sebagai jaring pengaman ketika kecelakaan terjadi dan dibutuhkan intervensi profesional untuk mengevakuasi korban.

Sumber informasi menyebutkan bahwa tim SAR gabungan Banyuwangi secara efektif melaksanakan tugasnya dalam mengevakuasi pendaki yang mengalami patah kaki. Operasi semacam ini biasanya melibatkan langkah-langkah penilaian kondisi korban, stabilisasi medan, dan pemindahan ke lokasi yang dapat dijangkau kendaraan atau fasilitas medis lebih lanjut.

Peristiwa tersebut menjadi catatan terkini mengenai kegiatan SAR di kawasan pegunungan Banyuwangi dan menegaskan pentingnya koordinasi antar pihak terkait dalam menangani kecelakaan di alam terbuka. Keberhasilan evakuasi ini sekaligus menegaskan peran tim SAR gabungan dalam memberikan respons cepat dan terkoordinasi.

Gambar: https://img.antaranews.com/cache/800×533/2026/02/17/IMG-20260217-WA0080.jpg

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Sulawesi Tenggara Terima Alokasi Tambahan 10.000 Hektar Cetak Sawah Baru

27 April 2026 - 18:03 WIB

ANTARA News

Persiapan Optimal Layanan Haji di Makkah oleh Petugas PPIH

24 April 2026 - 19:58 WIB

ANTARA News

Pemkot Jaktim Tingkatkan Pembinaan untuk Pertanian Melon Inthanon

24 April 2026 - 13:26 WIB

ANTARA News

Satgas PRR Percepat Pemulihan Sumatera Lewat Sinergi Antar Daerah

25 Maret 2026 - 19:00 WIB

ANTARA News

Arus Balik H+3 Idul Fitri di Pelabuhan Ketapang: Ramai Namun Lancar

24 Maret 2026 - 12:00 WIB

ANTARA News
Trending di Nusantara