Lebih dari 300 Warga Gaza Tewas Pasca Gencatan Senjata
Menurut laporan The New York Times, lebih dari 300 warga Palestina di Gaza telah meninggal dunia akibat serangan yang dilancarkan oleh Israel sejak gencatan senjata diterapkan. Insiden ini terjadi meskipun adanya kesepakatan untuk menghentikan permusuhan yang seharusnya membawa ketenangan di kawasan tersebut.
Gencatan senjata biasanya dianggap sebagai langkah penting untuk mengurangi kekerasan dan memberikan ruang bagi proses perdamaian, namun data menunjukkan bahwa situasi di Gaza tetap sangat genting. Serangan-serangan yang terus berlanjut menimbulkan korban sipil yang signifikan, memperburuk kondisi kemanusiaan di wilayah tersebut.
Belum ada pernyataan resmi lebih lanjut dari pihak-pihak terkait mengenai eskalasi kekerasan yang terjadi setelah gencatan senjata ini diberlakukan. Namun, sejumlah laporan media internasional menyoroti banyaknya korban tewas yang menimpa warga sipil di Gaza, yang seharusnya menjadi prioritas untuk dilindungi dalam situasi konflik bersenjata.
Situasi ini kembali menegaskan betapa rapuhnya keamanan dan perdamaian di wilayah konflik yang telah berlangsung lama. Krisis kemanusiaan di Gaza kian meningkat seiring dengan keberlanjutan serangan yang terjadi bahkan di masa gencatan senjata.
Foto: ANTARA News






