Menteri PU Pastikan Pembangunan Jembatan Penghubung Antardesa yang Putus Akibat Banjir di Jember Luis Enrique Puji Keseriusan PSG Setelah Tekuk Metz 3-0 Putusan Mahkamah Agung AS Dorong Sentimen Positif, IHSG Diperkirakan Menguat Pekan Depan Kolak: Takjil Manis yang Selalu Menemani Buka Puasa di Ramadhan Wali Kota Medan Ajak Warga Tak Ragu Laporkan Peredaran Narkoba Trump Terbitkan Deklarasi Keadaan Darurat untuk Washington, D.C. Terkait Tumpahan Limbah

Politik

Gubernur Khofifah Sampaikan Apresiasi kepada Raja Arab Saudi atas Izin ‘Kampung Haji’

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Surabaya, Jawa Timur — Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Raja Arab Saudi sehubungan dengan pemberian izin untuk inisiatif yang dikenal sebagai “Kampung Haji”. Pernyataan ini menegaskan adanya penghargaan dari pemerintah provinsi terhadap keputusan yang telah dikeluarkan otoritas Arab Saudi.

Khofifah, yang menjabat sebagai kepala daerah di provinsi tersebut, menyoroti pentingnya izin itu dalam konteks hubungan antara pemerintah daerah dan pihak berwenang di Arab Saudi. Ucapan terima kasih itu menjadi perhatian publik karena datang dari tingkat pemerintahan provinsi yang mempunyai peran pengelolaan berbagai kebijakan dan program yang berkaitan dengan masyarakat.

Menurut pernyataan resmi yang disampaikan, pemberian izin oleh Raja Arab Saudi itu dipandang sebagai langkah yang signifikan. Momen tersebut dianggap layak mendapatkan apresiasi dari pejabat daerah yang terkait, mengingat proses perizinan lintas negara biasanya melibatkan komunikasi dan koordinasi antara sejumlah pihak.

Gubernur Khofifah menekankan bahwa langkah tersebut mencerminkan adanya keterbukaan dan kerja sama dari pihak berwenang Arab Saudi. Pengakuan resmi dari tingkat kerajaan ini dilihat sebagai bentuk dukungan yang memiliki makna simbolis bagi inisiatif yang dimaksud.

Dalam menyampaikan terima kasih, Khofifah juga mengajak semua pihak yang terkait untuk melihat perkembangan ini secara positif. Pernyataan gubernur menggambarkan harapan agar momentum yang tercipta bisa dimanfaatkan secara baik oleh semua pemangku kepentingan di tingkat lokal maupun lintas batas.

Pejabat daerah itu menyampaikan apresiasi tidak hanya sebagai bentuk sopan santun diplomatik, tetapi juga sebagai pengakuan atas proses administrasi yang telah berlangsung antara pihak-pihak terkait. Kehadiran izin tersebut dianggap sebagai bagian dari rangkaian langkah yang perlu dihormati dalam tata kelola hubungan antarnegara dan antarlembaga.

Warga dan pihak-pihak yang memantau perkembangan ini diperkirakan akan terus mengikuti implikasi lebih lanjut dari pemberian izin tersebut. Sementara itu, pernyataan gubernur menjadi catatan penting atas adanya komunikasi formal antara pemerintah provinsi dan otoritas Arab Saudi.

Gambar yang menyertai laporan menampilkan Gubernur Khofifah Indar Parawansa, menguatkan konteks berita yang berfokus pada ungkapan terima kasih dari seorang kepala daerah kepada kepala negara asing terkait keputusan perizinan. Foto tersebut tersedia sebagai bagian dari liputan resmi dan dapat diakses melalui tautan gambar yang menyertai berita ini.

Secara ringkas, ungkapan terima kasih yang disampaikan oleh Gubernur Khofifah kepada Raja Arab Saudi mencerminkan pengakuan formal terhadap keputusan pemberian izin “Kampung Haji” dan menandai momen penting dalam hubungan administratif antara pihak-pihak yang bersangkutan.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pramono Anung Tegaskan Lanjutkan Janji Kampanye soal Pemasangan CCTV di DKI

20 Februari 2026 - 19:30 WIB

ANTARA News

Anggota DPR: Program Makan Bergizi Gratis sebagai Investasi Jangka Panjang untuk Kualitas SDM

20 Februari 2026 - 13:30 WIB

ANTARA News

Komisi VII DPR Tekankan Penggunaan Produk Dalam Negeri untuk Pengadaan Kendaraan Kopdes

20 Februari 2026 - 09:00 WIB

ANTARA News

Profesor Aditya Perdana Ajukan Empat Agenda Utama untuk Reformasi Politik

19 Februari 2026 - 17:30 WIB

ANTARA News

Prabowo Ajak Pengusaha AS Jadi Mitra dalam Percepatan Industrialisasi Indonesia

19 Februari 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News
Trending di Politik