Polda Metro Jaya Tanggapi Kasus Mahasiswa yang Mencoret Hijab Polwan Pawai Ogoh-Ogoh Akan Meriahkan Perayaan Nyepi di Bundaran HI 19 Maret Menteri Trenggono Salurkan Beras Program SPHP untuk Nelayan di Lombok Timur Bursa: Perpaduan Sejarah dan Alam yang Menenangkan di Anatolia AHY Pastikan Kesiapan Infrastruktur dan Transportasi untuk Mudik Afghanistan Dilaporkan Melancarkan Operasi Baru Terhadap Pangkalan Militer Pakistan

Ekonomi

Kementan Siapkan Aturan Turunan untuk Perpres No. 113 Soal Tata Kelola Pupuk Bersubsidi

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Kementerian Pertanian Menyusun Aturan Turunan Perpres

Kementerian Pertanian (Kementan) saat ini sedang menyiapkan aturan turunan untuk Peraturan Presiden (Perpres) No. 113 Tahun … yang mengatur tata kelola pupuk bersubsidi. Langkah ini merupakan bagian dari proses administratif untuk menerjemahkan ketentuan Perpres menjadi pedoman teknis yang dapat diterapkan di lapangan.

Apa Itu Aturan Turunan dan Fungsinya?

Aturan turunan biasanya berisi ketentuan teknis dan tata cara pelaksanaan yang melengkapi regulasi induk. Dalam konteks pupuk bersubsidi, dokumen semacam ini akan menjadi rujukan bagi instansi terkait dalam menjalankan kebijakan, mulai dari tata cara penyaluran hingga mekanisme pengawasan.

Pentingnya Dokumen Pelaksana

Penyusunan aturan pelaksana dianggap penting untuk memastikan bahwa ketentuan Perpres dapat dilaksanakan secara konsisten di berbagai tingkat pemerintahan dan wilayah. Dengan adanya aturan turunan, implemen­tasi kebijakan di lapangan dapat mengikuti pedoman yang lebih rinci sehingga memudahkan koordinasi antara pihak pusat, daerah, dan pelaku distribusi.

Aspek yang Umum Diatur

Meskipun rincian spesifik aturan turunan yang disiapkan Kementan tidak diuraikan secara lengkap dalam keterangan singkat ini, aturan pelaksana umumnya memuat hal-hal seperti mekanisme penyaluran, kriteria penerima, peran masing-masing pihak dalam rantai pasok, serta mekanisme pelaporan dan pengawasan. Dokumen tersebut juga bisa berfungsi sebagai acuan teknis bagi pelaksana di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Implikasi bagi Petani dan Penyalur

Bagi petani dan pelaku distribusi pupuk, aturan turunan diharapkan memberikan kepastian prosedural. Kepastian ini penting agar bantuan pupuk bersubsidi sampai kepada kelompok yang menjadi sasaran dan dapat dikelola sesuai ketentuan yang berlaku. Di sisi lain, aturan yang jelas juga akan membantu meminimalkan kebingungan dan tumpang tindih tugas antar-institusi.

Peran Pengawasan dan Evaluasi

Pengaturan teknis biasanya juga mencakup mekanisme pengawasan dan evaluasi pelaksanaan program. Hal ini bertujuan untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, serta efektivitas penggunaan anggaran yang terkait dengan program pupuk bersubsidi, sehingga kebijakan dapat terus disesuaikan bila diperlukan berdasarkan temuan di lapangan.

Kesimpulan

Penyusunan aturan turunan oleh Kementan merupakan langkah administratif penting setelah diterbitkannya Perpres utama. Dengan hadirnya pedoman pelaksana, diharapkan kebijakan tata kelola pupuk bersubsidi dapat dilaksanakan secara lebih terarah dan terkoordinasi, memberikan kepastian bagi pelaksana dan penerima manfaat di lapangan.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

AHY: Momentum Ramadan Tingkatkan Daya Beli dan Gerakkan Ekonomi Lokal

27 Februari 2026 - 19:30 WIB

ANTARA News

Patra Jasa Luncurkan Rangkaian Promo Menyambut Ramadan 1447 H

27 Februari 2026 - 10:30 WIB

ANTARA News

Harga Emas Jumat Pagi: UBS Rp3,083 Juta/gr, Galeri24 Rp3,065 Juta/gr

27 Februari 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News

Bank Jambi Janji Ganti Rugi untuk Nasabah yang Terdampak Gangguan Layanan

26 Februari 2026 - 18:30 WIB

ANTARA News

Kemenperin Klarifikasi Isu Pemutusan Hubungan Kerja di Pabrik Mie Sedaap

26 Februari 2026 - 17:00 WIB

ANTARA News
Trending di Ekonomi