Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi menjalin kerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Inisiatif ini bertujuan memantapkan ketersediaan data pendidikan yang lebih akurat dan dapat diandalkan.
Tujuan kerjasama
Nota kesepahaman antara kedua institusi dimaksudkan untuk memperkuat sinergi dalam pengumpulan, pengolahan, dan pemanfaatan data terkait pendidikan dasar dan menengah. Dengan kolaborasi ini, diharapkan sumber data yang menjadi rujukan bagi perumusan kebijakan, evaluasi program, dan penyusunan strategi pendidikan dapat menjadi lebih konsisten dan tepat.
Manfaat bagi sistem pendidikan
Perbaikan kualitas data memiliki peran penting dalam memberikan gambaran kondisi pendidikan secara menyeluruh. Data yang lebih akurat akan membantu pihak terkait dalam memahami kebutuhan lapangan, memantau capaian program, serta merencanakan intervensi yang tepat sasaran. Kerja sama antara Kemendikdasmen dan BPS membuka peluang bagi sinkronisasi informasi yang selama ini berasal dari berbagai sumber.
Ruang lingkup kolaborasi
Meskipun rincian teknis dalam nota kesepahaman tidak diuraikan secara detail pada pengumuman singkat, MoU tersebut menunjukkan komitmen kedua lembaga untuk bekerja bersama dalam ranah data pendidikan. Bentuk kerja sama umumnya mencakup pertukaran informasi, koordinasi metodologi statistik, dan upaya peningkatan kapasitas pengelolaan data—semua diarahkan agar data yang dihasilkan lebih representatif dan mudah diakses oleh pemangku kepentingan.
Kepentingan bagi publik dan pembuat kebijakan
Data pendidikan yang handal penting bagi pembuat kebijakan, peneliti, praktisi pendidikan, dan masyarakat luas. Ketepatan data mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, membantu memprioritaskan alokasi sumber daya, serta memperjelas indikator keberhasilan program pendidikan. Kolaborasi antarlembaga menjadi salah satu langkah strategis untuk mengurangi kesenjangan informasi dan meningkatkan transparansi.
Langkah ke depan
Kerja sama resmi ini diharapkan menjadi fondasi bagi upaya jangka panjang dalam memperbaiki kualitas data pendidikan nasional. Implementasi MoU akan memerlukan koordinasi berkelanjutan dan mekanisme pelaksanaan yang disepakati bersama, agar tujuan peningkatan akurasi data benar-benar tercapai dan memberi manfaat nyata bagi proses perencanaan dan evaluasi di sektor pendidikan.
Gambar terkait pelaksanaan kegiatan kerja sama dapat dilihat pada tautan berita resmi, yang menampilkan suasana saat penandatanganan nota kesepahaman.
Foto: ANTARA News






