DPR Desak Proses Hukum untuk ABK Fandi Ramadhan Berjalan Transparan dan Profesional Cahaya 1.008 Dipa dan Irama Damaru Mewarnai Malam di Candi Prambanan Patra Jasa Luncurkan Rangkaian Promo Menyambut Ramadan 1447 H Pertemuan Hangat Prabowo dan MBZ Perkokoh Kemitraan Strategis RI-PEA KPK Dalami Aliran Uang Terkait Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan Rusia Hormati Sikap Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza, Namun Menolak Bergabung

Humaniora

Kemendikdasmen dan BPS Bersinergi Perkuat Ketepatan Data Pendidikan

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi menjalin kerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Inisiatif ini bertujuan memantapkan ketersediaan data pendidikan yang lebih akurat dan dapat diandalkan.

Tujuan kerjasama

Nota kesepahaman antara kedua institusi dimaksudkan untuk memperkuat sinergi dalam pengumpulan, pengolahan, dan pemanfaatan data terkait pendidikan dasar dan menengah. Dengan kolaborasi ini, diharapkan sumber data yang menjadi rujukan bagi perumusan kebijakan, evaluasi program, dan penyusunan strategi pendidikan dapat menjadi lebih konsisten dan tepat.

Manfaat bagi sistem pendidikan

Perbaikan kualitas data memiliki peran penting dalam memberikan gambaran kondisi pendidikan secara menyeluruh. Data yang lebih akurat akan membantu pihak terkait dalam memahami kebutuhan lapangan, memantau capaian program, serta merencanakan intervensi yang tepat sasaran. Kerja sama antara Kemendikdasmen dan BPS membuka peluang bagi sinkronisasi informasi yang selama ini berasal dari berbagai sumber.

Ruang lingkup kolaborasi

Meskipun rincian teknis dalam nota kesepahaman tidak diuraikan secara detail pada pengumuman singkat, MoU tersebut menunjukkan komitmen kedua lembaga untuk bekerja bersama dalam ranah data pendidikan. Bentuk kerja sama umumnya mencakup pertukaran informasi, koordinasi metodologi statistik, dan upaya peningkatan kapasitas pengelolaan data—semua diarahkan agar data yang dihasilkan lebih representatif dan mudah diakses oleh pemangku kepentingan.

Kepentingan bagi publik dan pembuat kebijakan

Data pendidikan yang handal penting bagi pembuat kebijakan, peneliti, praktisi pendidikan, dan masyarakat luas. Ketepatan data mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, membantu memprioritaskan alokasi sumber daya, serta memperjelas indikator keberhasilan program pendidikan. Kolaborasi antarlembaga menjadi salah satu langkah strategis untuk mengurangi kesenjangan informasi dan meningkatkan transparansi.

Langkah ke depan

Kerja sama resmi ini diharapkan menjadi fondasi bagi upaya jangka panjang dalam memperbaiki kualitas data pendidikan nasional. Implementasi MoU akan memerlukan koordinasi berkelanjutan dan mekanisme pelaksanaan yang disepakati bersama, agar tujuan peningkatan akurasi data benar-benar tercapai dan memberi manfaat nyata bagi proses perencanaan dan evaluasi di sektor pendidikan.

Gambar terkait pelaksanaan kegiatan kerja sama dapat dilihat pada tautan berita resmi, yang menampilkan suasana saat penandatanganan nota kesepahaman.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Cahaya 1.008 Dipa dan Irama Damaru Mewarnai Malam di Candi Prambanan

27 Februari 2026 - 11:00 WIB

ANTARA News

Kemensos Perkuat Manajemen Guru Sekolah Rakyat Lewat Pelatihan

26 Februari 2026 - 19:30 WIB

ANTARA News

Human Initiative Buka Kembali Program “Qurban Early Bird” untuk Memperluas Jangkauan

26 Februari 2026 - 09:30 WIB

ANTARA News

Kapolri Bagikan Takjil dan Berbuka Puasa Bersama Insan Pers

25 Februari 2026 - 21:00 WIB

ANTARA News

Menbud Fadli Zon Usulkan Kedai Kopi dan Perpustakaan di Rumah Bung Karno

25 Februari 2026 - 18:30 WIB

ANTARA News
Trending di Humaniora