Pipilaka, sebuah inisiatif yang fokus pada dunia animasi di Indonesia, berencana untuk mendorong pembangunan sebuah sekolah gratis khusus untuk animator lokal. Hal ini dikemukakan langsung oleh Wahyadi, animator sekaligus pendiri Pipilaka, yang melihat pentingnya akses pendidikan gratis dalam mengembangkan talenta animator asal Indonesia.
Mendorong Pendidikan Animator Lokal
Menurut Wahyadi, fasilitas pendidikan yang mendukung animator sangat dibutuhkan untuk memperkuat ekosistem kreatif nasional. Dengan adanya sekolah gratis yang berorientasi pada bidang animasi, para animator muda di Tanah Air akan lebih mudah mengakses ilmu pengetahuan dan keterampilan yang memadai tanpa harus terbebani biaya pendidikan yang tinggi.
Wahyadi menekankan bahwa langkah ini juga merupakan upaya strategis untuk membangun industri animasi dalam negeri agar mampu bersaing di tingkat internasional. Pendidikan yang memadai dan terjangkau akan mendorong lebih banyak talenta baru yang berkualitas dan berinovasi.
Harapan untuk Ekosistem Animasi Indonesia
Pendirian sekolah animasi gratis ini diharapkan tidak hanya membuka akses pendidikan yang merata, tetapi juga menjadi pusat pengembangan kreativitas dan teknologi animasi. Dengan demikian, animator lokal dapat berkembang secara maksimal dan memberikan kontribusi signifikan terhadap kemajuan industri hiburan di Indonesia.
Secara keseluruhan, inisiatif Pipilaka ini menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat pondasi industri kreatif, khususnya dalam bidang animasi, yang memiliki potensi besar untuk tumbuh dan berkembang di masa depan.
Foto: ANTARA News






