CENTCOM Tahan Komentar soal Dugaan Keterlibatan Pasukan dalam Serangan di Iran Polresta Malang Minta Warga Segera Lapor Jika Menemukan Dugaan Penimbunan Pangan Satpol PP Jaksel Akan Bongkar Lapangan Padel Tak Berizin di Cilandak Gubernur: Beberapa Program Pusat Sudah Berjalan di Rejang Lebong IRGC Konfirmasi Peluncuran Gelombang Pertama Serangan Roket ke Israel Indonesia dan Mimpi Kolektif Negara D-8: Menopang Harap dari Posisi Menunggu

Ekonomi

BPH Migas Buka Peluang Perpanjangan Relaksasi Pertalite di Aceh

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

BPH Migas Tinjau Kemungkinan Perpanjangan Relaksasi Pertalite di Aceh

Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Wahyudi Anas, menyampaikan bahwa pihaknya membuka peluang untuk memperpanjang relaksasi harga pertalite yang saat ini tengah berlangsung di Aceh. Kebijakan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.

Relaksasi pertalite ini merupakan salah satu langkah strategis yang diambil oleh pemerintah melalui BPH Migas untuk memberikan subsidi atau keringanan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite, khususnya di daerah yang membutuhkan perhatian khusus seperti Aceh. Wahyudi Anas menilai bahwa evaluasi dan kajian terus dilakukan untuk mengetahui efektivitas dari kebijakan tersebut serta dampaknya terhadap masyarakat dan perekonomian lokal.

Mekanisme perpanjangan relaksasi akan diputuskan berdasarkan hasil analisis situasi terkini, termasuk kebutuhan masyarakat dan kestabilan pasokan BBM di Aceh. Hal ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam menjaga keterjangkauan harga BBM bagi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

Dengan membuka kemungkinan perpanjangan relaksasi, BPH Migas menunjukkan komitmennya dalam menyesuaikan kebijakan sesuai dengan dinamika lapangan dan kondisi sosial-ekonomi yang berkembang. Keputusan resmi mengenai perpanjangan relaksasi pertalite di Aceh akan diumumkan setelah melalui proses evaluasi lebih lanjut.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BI: Kapasitas Penyaluran Kredit Masih Longgar, Didorong untuk Percepat Pertumbuhan

28 Februari 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News

Pengamat Dorong Tetap Dibukanya Opsi Transit Saat Diskon Tiket Pesawat untuk Mudik

28 Februari 2026 - 15:30 WIB

ANTARA News

Kemendag: Kenaikan Harga Referensi CPO Dikaitkan dengan Permintaan India dan China

28 Februari 2026 - 14:30 WIB

ANTARA News

AHY: Momentum Ramadan Tingkatkan Daya Beli dan Gerakkan Ekonomi Lokal

27 Februari 2026 - 19:30 WIB

ANTARA News

Patra Jasa Luncurkan Rangkaian Promo Menyambut Ramadan 1447 H

27 Februari 2026 - 10:30 WIB

ANTARA News
Trending di Ekonomi