Bahlil Pastikan Ketersediaan BBM Aman dan Serukan Masyarakat Tak Lakukan Panic Buying Kemenkeu Salurkan Tambahan Dana Transfer Rp4,39 Triliun untuk Tiga Provinsi Korban Bencana West Ham Melaju ke Perempat Final Piala FA Lewat Adu Penalti, Nuno Puji Mental Pemain Mirae Asset: Lonjakan Harga Minyak Dorong Volatilitas Pasar Saham Domestik Keraton Kasunanan Surakarta Adakan Kirab Malam Selikuran untuk Menyambut Lailatulqadar Zurich Syariah Mulai Proses Klaim Asuransi Umrah Menyusul Konflik di Timur Tengah

Ekonomi

Bahlil Pastikan Ketersediaan BBM Aman dan Serukan Masyarakat Tak Lakukan Panic Buying

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Bahlil Jamin Ketersediaan BBM, Minta Warga Tetap Tenang

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan jaminan bahwa stok bahan bakar minyak (BBM) berada dalam kondisi aman. Pernyataan itu disampaikan pada Selasa, 10 Maret, sebagai respons atas kekhawatiran publik mengenai ketersediaan pasokan energi.

Bahlil menegaskan bahwa warga tidak perlu melakukan pembelian berlebih atau tindakan panic buying yang dapat menimbulkan gangguan distribusi dan akses. Imbauan tersebut dimaksudkan untuk menjaga keteraturan dalam pemenuhan kebutuhan BBM sehingga distribusi dapat berjalan secara normal.

Dalam pernyataannya, Menteri ESDM meminta agar masyarakat bersikap tenang dan tidak terpengaruh oleh spekulasi yang beredar. Ia mengingatkan pentingnya kerjasama publik untuk memastikan stok yang tersedia dapat dimanfaatkan secara merata dan berkelanjutan oleh seluruh pengguna.

Pesan ketenangan dan kewaspadaan tersebut ditujukan kepada semua lapisan masyarakat agar tidak melakukan pembelian panik yang dapat memperburuk situasi ketersediaan. Dengan tetap tenang, kata Bahlil, proses distribusi dan penyediaan BBM diharapkan tetap stabil dan berjalan efisien.

Imbauan ini menegaskan peran kementerian dalam memantau dan memastikan pasokan energi bagi kebutuhan masyarakat. Pernyataan resmi yang disampaikan pada Selasa itu menggarisbawahi komitmen pemerintah untuk menjaga ketersediaan stok BBM serta mengantisipasi perkembangan permintaan yang sifatnya sementara.

Masyarakat diharapkan menaruh kepercayaan pada informasi resmi dari pihak berwenang, dan menghindari tindakan yang justru dapat menimbulkan masalah baru dalam rantai pasokan. Ajakan untuk tidak melakukan panic buying juga penting untuk mencegah antrean panjang, kelangkaan sementara di sejumlah tempat, dan tekanan pada fasilitas distribusi.

Dengan adanya jaminan ketersediaan, upaya kolektif antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat menjadi unsur penting untuk menjaga stabilitas pasokan energi. Bahlil menegaskan bahwa langkah-langkah yang diambil bertujuan untuk melindungi kepentingan publik dan memastikan kebutuhan bahan bakar dapat terpenuhi secara merata.

Publik diimbau untuk terus mengikuti informasi resmi terkait pasokan BBM dan kebijakan yang diumumkan oleh pihak berwenang. Sikap tenang dan respons yang terinformasi dinilai akan membantu menjaga kelancaran distribusi serta ketersediaan bagi seluruh konsumen.

Foto: Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (sumber: ANTARA)

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kemenkeu Salurkan Tambahan Dana Transfer Rp4,39 Triliun untuk Tiga Provinsi Korban Bencana

10 Maret 2026 - 18:00 WIB

ANTARA News

Mirae Asset: Lonjakan Harga Minyak Dorong Volatilitas Pasar Saham Domestik

10 Maret 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News

Zurich Syariah Mulai Proses Klaim Asuransi Umrah Menyusul Konflik di Timur Tengah

10 Maret 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News

DPD RI Mendorong Peran Masyarakat Adat dalam Tata Kelola Investasi di Teluk Bintuni

9 Maret 2026 - 15:00 WIB

ANTARA News

BGN Tegaskan Insentif Rp6 Juta per Hari Dibagikan Merata untuk Tingkatkan Mutu MBG

6 Maret 2026 - 19:00 WIB

ANTARA News
Trending di Ekonomi