ESDM Puji Kesiapan Pertamina dalam Menjaga Pasokan Energi Saat Lebaran Prancis Serahkan Kembali Genderang Suci “Djidji Ayokwe” kepada Masyarakat Atchan di Pantai Gading KEK Industropolis Batang dan Jasamarga Sediakan Rest Area Bercelah Pemandangan Laut untuk Pemudik ITS Berangkatkan 27 Armada Bus Mudik Gratis untuk 1.180 Sivitas Gabriela Fundora Penuhi Batas Berat Kelas Terbang Jelang Hadapi Ruiz Tol Prosiwangi (Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi) di Situbondo Dibuka Fungsional untuk Mudik

Dunia

Prancis Serahkan Kembali Genderang Suci “Djidji Ayokwe” kepada Masyarakat Atchan di Pantai Gading

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Genderang Suci Djidji Ayokwe Kembali ke Tangan Komunitas Atchan

Prancis telah menyerahkan kembali genderang suci bernama “Djidji Ayokwe” kepada masyarakat Atchan di Pantai Gading. Pengembalian ini berlangsung secara resmi dan mendapat liputan media, menandai kembalinya salah satu benda budaya penting bagi komunitas tersebut.

Genderang yang dikenal sebagai “Djidji Ayokwe” disebut sebagai artefak dengan nilai sakral bagi masyarakat Atchan. Kembalinya benda ini menunjukkan penyelesaian proses yang membawa objek budaya tersebut kembali ke pemilik tradisionalnya.

Berita mengenai serah terima genderang tersebut dilaporkan oleh ANTARA dan disertai dokumentasi foto yang menampilkan momen terkait. Media menyorot bahwa genderang suci tersebut kini telah kembali berada di tangan komunitas Atchan di Pantai Gading.

Genderang suci Djidji Ayokwe

Peristiwa ini menandai titik penting bagi masyarakat yang menerima kembali salah satu unsur kebudayaan mereka. Informasi resmi yang beredar menyatakan bahwa genderang tersebut secara formal telah dikembalikan ke komunitas Atchan di Pantai Gading, dan hal ini menjadi sorotan di sejumlah pemberitaan.

Pemberitaan menyajikan pengembalian benda itu sebagai satu tindakan resmi, menegaskan bahwa benda budaya yang memiliki makna khusus telah dipulangkan. Liputan juga menampilkan gambar yang memperlihatkan genderang tersebut, sebagai bagian dari dokumentasi proses serah terima.

Masyarakat dan pengamat budaya biasanya menilai pengembalian benda-benda tradisional seperti ini sebagai peristiwa yang bermakna, karena benda-benda tersebut seringkali memegang peranan dalam praktik-praktik adat dan identitas komunitas. Dalam laporan yang muncul, fokus utama adalah pada kembalinya genderang “Djidji Ayokwe” ke komunitas Atchan.

Berita lengkap dan dokumentasi visual tersedia melalui laporan media yang menayangkan peristiwa tersebut. Informasi ini berasal dari pemberitaan ANTARA yang mengabarkan bahwa genderang suci tersebut kini kembali ke masyarakat Atchan di Pantai Gading.

Catatan: Artikel ini didasarkan pada laporan media yang menyatakan pengembalian genderang suci “Djidji Ayokwe” ke komunitas Atchan, Pantai Gading.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Macron: Seorang Prajurit Prancis Meninggal Usai Diserang Drone di Irak

13 Maret 2026 - 17:00 WIB

ANTARA News

DK PBB Gagal Mengesahkan Rancangan Resolusi yang Mendesak Penghentian Aktivitas Militer

12 Maret 2026 - 15:00 WIB

ANTARA News

Utusan Khusus AS: Akhir Operasi terhadap Iran Belum Jelas

11 Maret 2026 - 09:00 WIB

ANTARA News

Ketangguhan Industri Tembaga Guixi: Menjawab Permintaan yang Meluas

11 Maret 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News

Tiga WNI Dilaporkan Hilang di Selat Hormuz, Kemenko PM Koordinasi dengan K/L

9 Maret 2026 - 14:00 WIB

ANTARA News
Trending di Dunia