LDII Sumsel Luncurkan Program Pembersihan 326 Tempat Ibadah CENTCOM Tahan Komentar soal Dugaan Keterlibatan Pasukan dalam Serangan di Iran Polresta Malang Minta Warga Segera Lapor Jika Menemukan Dugaan Penimbunan Pangan Satpol PP Jaksel Akan Bongkar Lapangan Padel Tak Berizin di Cilandak Gubernur: Beberapa Program Pusat Sudah Berjalan di Rejang Lebong IRGC Konfirmasi Peluncuran Gelombang Pertama Serangan Roket ke Israel

Ekonomi

Zulkifli Hasan: Kebijakan Stop Impor Beras Indonesia Pengaruhi Penurunan Harga Dunia

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Kebijakan Beras Indonesia Berdampak Global

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, baru-baru ini menyampaikan bahwa keputusan Indonesia untuk menghentikan impor beras memiliki pengaruh signifikan terhadap harga beras di pasar dunia. Menurut Zulhas, langkah strategis ini turut menyebabkan penurunan harga beras secara global.

Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia adalah salah satu negara besar yang aktif mengimpor beras untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Namun, dengan peningkatan produksi lokal dan kebijakan pemerintah yang fokus pada kemandirian pangan, Indonesia memutuskan untuk menghentikan impor beras.

Pengaruh pada Pasar Beras Dunia

Kebijakan tersebut, menurut Zulkifli Hasan, memberikan dampak yang cukup besar di pasar internasional. Penurunan impor dari salah satu konsumen terbesar dunia membuat permintaan global berkurang, sehingga harga beras dunia secara perlahan menurun.

Dampak ini mencerminkan pentingnya peran Indonesia dalam pasar beras global serta bagaimana langkah kebijakan domestik dapat memengaruhi harga komoditas pangan di tingkat internasional.

Kebijakan Pangan dan Dampaknya

Selain menghentikan impor, pemerintah Indonesia juga terus mendorong produksi beras dalam negeri melalui berbagai program pertanian dan kebijakan pendukung lainnya, dengan tujuan mencapai ketahanan pangan nasional. Dengan demikian, Indonesia tidak hanya berhasil mengurangi ketergantungan pada impor, tetapi juga memperkuat posisi sebagai produsen beras utama.

Kebijakan ini diharapkan dapat membawa manfaat jangka panjang, tidak hanya bagi stabilitas harga di dalam negeri tetapi juga bagi keseimbangan pasar beras internasional.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BI: Kapasitas Penyaluran Kredit Masih Longgar, Didorong untuk Percepat Pertumbuhan

28 Februari 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News

Pengamat Dorong Tetap Dibukanya Opsi Transit Saat Diskon Tiket Pesawat untuk Mudik

28 Februari 2026 - 15:30 WIB

ANTARA News

Kemendag: Kenaikan Harga Referensi CPO Dikaitkan dengan Permintaan India dan China

28 Februari 2026 - 14:30 WIB

ANTARA News

AHY: Momentum Ramadan Tingkatkan Daya Beli dan Gerakkan Ekonomi Lokal

27 Februari 2026 - 19:30 WIB

ANTARA News

Patra Jasa Luncurkan Rangkaian Promo Menyambut Ramadan 1447 H

27 Februari 2026 - 10:30 WIB

ANTARA News
Trending di Ekonomi