Bapanas Tegaskan Penyaluran 242 Ribu Ton Jagung Pakan pada Maret Masjid Berbentuk Kapal Pesiar, Masjid Al Fauzan di Nagari Katapiang Dibuka untuk Umum LDII Sumsel Luncurkan Program Pembersihan 326 Tempat Ibadah CENTCOM Tahan Komentar soal Dugaan Keterlibatan Pasukan dalam Serangan di Iran Polresta Malang Minta Warga Segera Lapor Jika Menemukan Dugaan Penimbunan Pangan Satpol PP Jaksel Akan Bongkar Lapangan Padel Tak Berizin di Cilandak

Ekonomi

Pertamina Raih Penghargaan Tertinggi sebagai Pengguna Produk Dalam Negeri di Indonesia

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

PT Pertamina (Persero) kembali menunjukkan komitmennya dalam penggunaan produk dalam negeri dengan meraih Juara I dalam Penghargaan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). Penghargaan ini menegaskan posisi strategis Pertamina sebagai salah satu perusahaan BUMN yang aktif mendukung industri nasional melalui penggunaan produk lokal.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi terhadap upaya Pertamina dalam meningkatkan persentase penggunaan produk dalam negeri di seluruh operasionalnya. Keberhasilan ini tidak hanya menguntungkan perusahaan tetapi juga berdampak positif bagi perekonomian nasional dan pengembangan sektor industri lokal.

Dengan menjadi pengguna produk dalam negeri tertinggi, Pertamina menunjukkan contoh konkret bagi perusahaan lain dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis industri nasional yang kuat dan berkelanjutan. Langkah ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang mendorong BUMN untuk mengoptimalkan potensi produk buatan Indonesia sebagai bagian dari strategi memperkuat kemandirian ekonomi.

Penghargaan P3DN yang diterima Pertamina mencerminkan keberhasilan perusahaan dalam menyediakan peluang bagi produsen lokal dan mendukung ekosistem industri dalam negeri melalui rantai pasok yang mengutamakan produk lokal. Hal ini juga menjadi motivasi bagi Pertamina untuk terus meningkatkan kontribusinya dalam pembangunan ekonomi nasional.

Dengan pencapaian ini, Pertamina berharap dapat menginspirasi lebih banyak perusahaan dan institusi untuk memprioritaskan produk dalam negeri dalam kegiatan bisnis mereka, memperkuat daya saing industri nasional, serta menciptakan lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Bapanas Tegaskan Penyaluran 242 Ribu Ton Jagung Pakan pada Maret

28 Februari 2026 - 21:30 WIB

ANTARA News

BI: Kapasitas Penyaluran Kredit Masih Longgar, Didorong untuk Percepat Pertumbuhan

28 Februari 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News

Pengamat Dorong Tetap Dibukanya Opsi Transit Saat Diskon Tiket Pesawat untuk Mudik

28 Februari 2026 - 15:30 WIB

ANTARA News

Kemendag: Kenaikan Harga Referensi CPO Dikaitkan dengan Permintaan India dan China

28 Februari 2026 - 14:30 WIB

ANTARA News

AHY: Momentum Ramadan Tingkatkan Daya Beli dan Gerakkan Ekonomi Lokal

27 Februari 2026 - 19:30 WIB

ANTARA News
Trending di Ekonomi