Polairud Polres Penajam Ajak Warga Bersama Cegah Pencemaran Sampah Ratusan Polantas Diterjunkan Amankan Lalu Lintas pada Puncak Perayaan Imlek Nasional China Catat Kualitas Udara Terbaik Sejak Awal Pemantauan pada 2025 Pemprov Jatim Siapkan 17 Rute Bus dan Dua Rute Kapal untuk Program Mudik Gratis Menlu AS Minta Warga Amerika Tinggalkan Iran dan Melarang Perjalanan ke Sana Polda Metro Jaya Tanggapi Kasus Mahasiswa yang Mencoret Hijab Polwan

Tekno

Mendiktisaintek Tekankan Sains Harus Menjawab Permasalahan Masyarakat

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menegaskan bahwa pengembangan sains harus diarahkan untuk mampu menjawab permasalahan yang dihadapi masyarakat. Pernyataan itu menegaskan pentingnya menghubungkan kegiatan penelitian dan pengembangan dengan kebutuhan sosial dan ekonomi di lapangan.

Prioritas riset yang relevan

Pendirian kebijakan riset, menurut pernyataan pers, perlu menempatkan masalah riil warga sebagai titik awal perencanaan penelitian. Dengan demikian, riset tidak hanya berorientasi pada publikasi ilmiah semata, tetapi juga pada penerapan hasil penelitian untuk meningkatkan kualitas hidup, pelayanan publik, dan daya saing komunitas.

Sinergi antar-pemangku kepentingan

Salah satu poin penting yang ditekankan adalah perlunya kerja sama lebih erat antara perguruan tinggi, lembaga penelitian, pemerintah daerah, pelaku industri, dan masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan mempercepat proses pemetaan kebutuhan, uji coba solusi, dan penerapan teknologi atau inovasi yang tepat guna.

Pemberdayaan kapasitas

Pengembangan kapasitas sumber daya manusia juga menjadi aspek yang mendapatkan sorotan. Penguatan kompetensi peneliti, pendidik, dan praktisi diharapkan mampu menghasilkan karya ilmiah dan teknologi yang aplikatif serta mudah diadaptasi oleh komunitas. Selain itu, pendekatan pendidikan tinggi yang lebih kontekstual akan membantu lulusan siap berkontribusi pada penyelesaian masalah nyata.

Fokus pada solusi terapan

Dorongan untuk menempatkan sains sebagai jawaban bagi tantangan masyarakat berarti menekankan orientasi terapan dalam kegiatan penelitian. Hal ini meliputi pengembangan inovasi yang dapat meningkatkan layanan publik, solusi untuk isu lingkungan, hingga teknologi yang mendukung mata pencaharian masyarakat.

Peran kebijakan dan dukungan institusional

Untuk mewujudkan arah tersebut, dukungan kebijakan dan kelembagaan perlu hadir secara konsisten. Kebijakan yang memfasilitasi akses pendanaan, fasilitas penelitian, dan jalur kolaborasi akan memperkuat ekosistem riset yang berorientasi pada masalah sosial. Selain itu, mekanisme evaluasi yang menilai dampak sosial penelitian diharapkan menjadi bagian dari tata kelola riset.

Harapan jangka panjang

Upaya mengarahkan sains menuju penyelesaian masalah masyarakat membutuhkan komitmen jangka panjang dari semua pihak. Dengan menumbuhkan budaya penelitian yang responsif terhadap kebutuhan publik serta memperkuat jejaring antara akademia dan pemangku kepentingan, diharapkan ilmu pengetahuan dan teknologi mampu memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan dan pembangunan.

Gagasan-gagasan tersebut disampaikan sebagai bagian dari penegasan menteri mengenai peran strategis sains dan teknologi dalam konteks pembangunan sosial dan ekonomi, serta pentingnya memastikan hasil penelitian dapat diakses dan dimanfaatkan oleh masyarakat luas.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

UMRAH Resmikan Elang Laut 1, Kapal Riset Pertama untuk Perkuat Pendidikan Maritim

26 Februari 2026 - 21:30 WIB

ANTARA News

HKI Dorong JDA Semikonduktor dengan AS untuk Mempercepat Transformasi Teknologi

26 Februari 2026 - 08:30 WIB

ANTARA News

Kioxia Bagikan Sampel Memori Flash Tertanam UFS 5.0 untuk Aplikasi Seluler Generasi Berikutnya

25 Februari 2026 - 20:30 WIB

Komunikasi Publik Berubah: Peran Netizen dan Ruang Digital dalam Demokrasi Indonesia

25 Februari 2026 - 15:00 WIB

ANTARA News

Museum Iptek di China Catat Lebih dari 3,5 Juta Pengunjung saat Liburan

24 Februari 2026 - 15:30 WIB

ANTARA News
Trending di Tekno